Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1600-44-8

Tetramethylene Sulfoxide, CAS 1600-44-8, TCI T0146

Tetramethylene Sulfoxide, CAS 1600-44-8, TCI T0146

Identitas Kimia

No. CAS
1600-44-8
PubChem
CID 1128·SID 87576148
Rumus molekul
C4H8OS
Berat molekul
104.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
thiolane 1-oxide
SMILES
C1CCS(=O)C1
InChIKey
ISXOBTBCNRIIQO-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.881.600,00
Harga reguler Rp 1.331.400,00 Harga obral Rp 1.881.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetramethylene Sulfoxide (TMS) adalah suatu senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yaitu suatu sulfoksida dengan empat atom karbon dalam rantai utamanya. Dalam laboratorium, TMS sering digunakan sebagai pelarut, reaktan, atau agen pengering, tergantung pada kebutuhan eksperimen. Karena sifatnya yang polar dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai senyawa organik, TMS menjadi pilihan yang sangat populer dalam berbagai reaksi kimia.

TMS memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam kondisi laboratorium yang beragam. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang tinggi dan daya pelarut yang baik, membuatnya cocok untuk proses seperti distilasi atau ekstraksi. Karena tidak bersifat korosif dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, TMS sering dipilih sebagai bahan yang lebih aman dibandingkan senyawa kimia lainnya.

Di laboratorium Indonesia, TMS digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang farmasi, kimia organik, dan analisis kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan TMS sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan pelarut atau reaktan yang stabil dan efektif. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

  • Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya sebagai reaktan dan pelarut.
  • Analisis kimia untuk memisahkan dan mengisolasi senyawa berdasarkan polaritas.
  • Pembuatan pelarut khusus dalam reaksi kimia yang memerlukan stabilitas dan kelarutan tinggi.
  • Pengeringan senyawa kimia dalam proses isolasi atau penguapan.
  • Penyimpanan senyawa yang sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi.

Merek TCI
Nomor CAS 1600-44-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Cairan tidak berwarna
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Tetramethylene Sulfoxide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara dan cahaya matahari langsung. Simpan di tempat sejuk dan kering, dengan suhu maksimal 25°C. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terhindar dari sumber panas atau api. Karena sifatnya yang tidak mudah terbakar, TMS relatif aman dalam penggunaan yang benar, tetapi tetap perlu dihormati sebagai bahan kimia yang harus diawasi.

  • Alessio dkk. (1990). Synthesis and characterization of new halogen-tetramethylene sulfoxide-ruthenium(II) and ruthenium(III) complexes; crystal structure of cis-dichlorotetrakis(tetramethylene sulfoxide)ruthenium(II) and hydrogen trans-bis(tetramethylene sulfoxide)tetrachlororuthenate(III). Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/s0020-1693(00)85984-8
  • ALESSIO dkk. (1991). ChemInform Abstract: Synthesis and Characterization of New Halogen‐Tetramethylene Sulfoxide‐ Ruthenium(II) and Ruthenium(III) Complexes; Crystal Structure of cis‐ Dichlorotetrakis(tetramethylene sulfoxide)ruthenium(II) and Hydrogen trans‐Bis(tetramethylene sulfoxide)tetrachlororuthenate(III).. ChemInform doi:10.1002/chin.199120243
  • O'NEIL dkk. (1993). ChemInform Abstract: A Novel Method for the Coupling of Nucleoside Bases with Tetramethylene Sulfoxide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199322207

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.