Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3333-52-6

Tetramethylsuccinonitrile, CAS 3333-52-6, TCI T0155

Tetramethylsuccinonitrile, CAS 3333-52-6, TCI T0155

Identitas Kimia

No. CAS
3333-52-6
PubChem
CID 18745·SID 87576153
Rumus molekul
C8H12N2
Berat molekul
136.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(N)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,2,3,3-tetramethylbutanedinitrile
SMILES
CC(C)(C#N)C(C)(C)C#N
InChIKey
ZVQXQPNJHRNGID-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 8.215.200,00
Harga reguler Rp 5.760.300,00 Harga obral Rp 8.215.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetramethylsuccinonitrile dari TCI adalah dinitril alifatik dengan dua atom karbon kuaterner berdampingan. Masing-masing karbon itu membawa dua gugus metil dan satu gugus nitril. Senyawa ini dikenal luas di bidang kimia polimer karena merupakan produk rekombinasi radikal yang terbentuk ketika inisiator azo seperti AIBN (azobisisobutironitril) terurai. Di laboratorium, tetrametilsuksinonitril dipakai sebagai senyawa acuan analitik, building block non-heterosiklik, dan objek studi dalam mekanisme reaksi radikal bebas.

Bahan ini dipilih terutama karena hubungannya yang erat dengan kimia inisiator radikal. Dua radikal 2-sianoprop-2-il yang dilepaskan AIBN dapat bergabung kembali di dalam "sangkar" pelarut membentuk tetrametilsuksinonitril. Karena itu, jumlah senyawa ini menjadi petunjuk efisiensi inisiasi dan efek sangkar. Struktur simetris dengan karbon kuaterner membuatnya relatif stabil dan mudah diidentifikasi dengan kromatografi gas maupun spektroskopi. Dua gugus nitrilnya juga dapat diubah menjadi amida, asam karboksilat, atau amina untuk keperluan sintesis.

Di Indonesia, senyawa ini relevan bagi laboratorium kimia polimer dan teknik kimia yang memakai AIBN dalam polimerisasi radikal. Senyawa ini juga relevan bagi laboratorium pengujian yang menganalisis residu dalam bahan polimer, termasuk polimer untuk kontak dengan pangan, serta kelompok riset kimia fisik organik yang mempelajari mekanisme radikal. Kemasan 25 g memadai untuk pembuatan larutan standar, validasi metode, dan sejumlah percobaan sintesis.

  • Standar analisis residu inisiator: sebagai produk dekomposisi AIBN, senyawa ini dipakai sebagai standar kromatografi untuk mendeteksi dan mengukur residunya dalam polimer.
  • Studi efisiensi inisiasi radikal: pengukuran kadar tetrametilsuksinonitril membantu peneliti menghitung fraksi radikal yang lolos dari efek sangkar dan benar-benar memulai polimerisasi.
  • Kajian mekanisme radikal bebas: sebagai produk rekombinasi khas, senyawa ini berguna untuk memverifikasi jalur reaksi dalam eksperimen kimia fisik organik.
  • Building block sintesis dinitril: kedua gugus nitril dapat dihidrolisis atau direduksi untuk menghasilkan diamida, diasam, atau diamina dengan kerangka tetrametil yang terhalang.
  • Senyawa model spektroskopi: strukturnya yang simetris memberi spektrum NMR dan IR sederhana, sehingga cocok sebagai bahan ajar maupun pembanding dalam identifikasi gugus nitril.

Merek TCI (kode produk T0155)
Nomor CAS 3333-52-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi; simpan terkunci sebagai bahan toksik

Tetrametilsuksinonitril tergolong senyawa toksik dan harus ditangani dengan sangat hati-hati. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di lemari bahan berbahaya yang sejuk, kering, berventilasi, dan dapat dikunci, terpisah dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator. Timbang dan tangani bahan hanya di lemari asam untuk menghindari menghirup debu atau uap. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbahnya secara terpisah sebagai limbah kimia berbahaya.

  • ISHIWATA dkk. (1994). Determination of Tetramethylsuccinonitrile in Foods by NPD-GC. Food Hygiene and Safety Science (Shokuhin Eiseigaku Zasshi) doi:10.3358/shokueishi.35.385

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.