Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 97-74-5

Tetramethylthiuram Monosulfide, CAS 97-74-5, TCI T0157

Tetramethylthiuram Monosulfide, CAS 97-74-5, TCI T0157

Identitas Kimia

No. CAS
97-74-5
PubChem
CID 7347·SID 87576155
Rumus molekul
C6H12N2S3
Berat molekul
208.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
dimethylcarbamothioyl N,N-dimethylcarbamodithioate
SMILES
CN(C)C(=S)SC(=S)N(C)C
InChIKey
REQPQFUJGGOFQL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetramethylthiuram Monosulfide (TMTM) dari TCI adalah senyawa organobelerang golongan tiuram. Senyawa ini terdiri atas dua unit dimetiltiokarbamoil yang dihubungkan oleh satu atom belerang. TMTM dikenal sebagai akselerator vulkanisasi karet, yaitu senyawa yang mempercepat pembentukan ikatan silang belerang di antara rantai karet. Di laboratorium, bahan ini dipakai dalam riset formulasi kompon karet, sebagai building block organobelerang, dan sebagai senyawa acuan dalam analisis bahan kimia aditif karet.

Berbeda dari tetrametiltiuram disulfida (TMTD), TMTM hanya punya satu atom belerang penghubung, sehingga tidak berfungsi sebagai donor belerang. Karena itu, TMTM dipilih bila diperlukan akselerator yang cepat tetapi tetap membutuhkan belerang dari luar. Dengan begitu, peneliti dapat mengatur kerapatan ikatan silang dan waktu pravulkanisasi (scorch) dengan lebih terkendali. Gugus tiokarbamoilnya juga mampu berkoordinasi dengan ion logam, sehingga relevan untuk kajian kompleks ditiokarbamat dan studi aktivitas biologis senyawa tiuram.

Indonesia adalah salah satu produsen karet alam terbesar di dunia. Karena itu, TMTM sangat relevan bagi laboratorium penelitian karet, perguruan tinggi teknik kimia dan polimer, serta laboratorium pengendalian mutu industri barang jadi karet seperti ban, sarung tangan, dan komponen otomotif. Bahan ini juga berguna dalam riset pengembangan kompon karet alam dengan sifat mekanik yang lebih baik. Kemasan 25 g cocok untuk percobaan formulasi skala laboratorium, sedangkan 500 g mendukung pembuatan banyak variasi kompon.

  • Akselerator vulkanisasi karet: TMTM mempercepat reaksi ikatan silang belerang pada karet alam maupun sintetis, sehingga waktu dan suhu curing dapat dioptimalkan.
  • Studi formulasi kompon: karena bukan donor belerang, TMTM memungkinkan peneliti mengatur rasio akselerator terhadap belerang untuk mengendalikan kerapatan ikatan silang dan ketahanan scorch.
  • Standar analisis aditif karet: senyawa murni ini berguna untuk identifikasi dan kuantifikasi residu akselerator dalam produk karet melalui kromatografi.
  • Riset alergen kontak: tiuram dikenal sebagai pemicu dermatitis kontak dari produk karet, sehingga TMTM dipakai dalam studi sensitisasi dan pengembangan sarung tangan rendah alergen.
  • Building block organobelerang: gugus tiokarbamoil dapat dimanfaatkan untuk menyintesis kompleks logam ditiokarbamat dan turunan belerang lain untuk riset koordinasi.

Merek TCI (kode produk T0157)
Nomor CAS 97-74-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan TMTM dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya, jauh dari oksidator kuat, asam kuat, dan sumber panas. Senyawa tiuram dapat menyebabkan sensitisasi kulit dan berbahaya bila tertelan. Selalu gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan masker debu atau lemari asam saat menimbang. Senyawa ini juga toksik bagi organisme akuatik, jadi buang limbahnya sesuai prosedur limbah kimia berbahaya.

  • Victoriano (2000). NEUTRAL COMPLEXES OF SILVER HALIDES AND TETRAMETHYLTHIURAM MONOSULFIDE. Boletín de la Sociedad Chilena de Química doi:10.4067/s0366-16442000000400009
  • Li (1995). Evaluation of contact sensitivity to formaldehyde and tetramethylthiuram monosulfide using a modified lymphocyte transformation test. Toxicology doi:10.1016/0300-483x(95)03117-x
  • Li dkk. (2026). An Improved One‐Pot Synthesis for Tetramethylthiuram Monosulfide and Triphenylthiophosphate in Batch and Continuous Flow. Chemistry–Methods doi:10.1002/cmtd.70139

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.