Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 630-76-2

Tetraphenylmethane, CAS 630-76-2, TCI T0169

Tetraphenylmethane, CAS 630-76-2, TCI T0169

Identitas Kimia

No. CAS
630-76-2
PubChem
CID 12424·SID 125310354
Rumus molekul
C25H20
Berat molekul
320.4 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tritylbenzene
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(C2=CC=CC=C2)(C3=CC=CC=C3)C4=CC=CC=C4
InChIKey
PEQHIRFAKIASBK-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.749.300,00
Harga reguler Rp 1.223.250,00 Harga obral Rp 1.749.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetraphenylmethane adalah hidrokarbon aromatik dari TCI yang tersusun atas satu atom karbon pusat yang mengikat empat cincin fenil dalam geometri tetrahedral. Senyawa ini merupakan blok penyusun non-heterosiklik yang sangat dihargai dalam kimia supramolekul dan ilmu material. Di laboratorium, tetraphenylmethane menjadi inti untuk membangun molekul berbentuk bintang, dendrimer, dan kerangka berpori tiga dimensi. Bentuk tetrahedralnya yang teratur memberi arah pertumbuhan jaringan molekul yang sulit diperoleh dari inti datar.

Keunggulan tetraphenylmethane terletak pada kekakuan dan simetri strukturnya. Keempat cincin fenil mengarah ke sudut-sudut tetrahedron, sehingga turunan yang difungsionalisasi pada posisi para membentuk simpul empat arah yang ideal untuk jaringan kovalen. Kerangka hidrokarbonnya stabil secara kimia dan termal, sehingga material turunannya cenderung tahan terhadap kondisi reaksi yang keras. Karena itu, senyawa ini menjadi dasar beberapa kerangka aromatik berpori yang terkenal dengan luas permukaan sangat tinggi.

Di Indonesia, tetraphenylmethane relevan bagi peneliti kimia material, katalisis, dan teknologi penyimpanan gas yang sedang mengembangkan polimer berpori, adsorben karbon dioksida, atau material penyangga katalis. Laboratorium riset kampus yang mempelajari kimia supramolekul dan sintesis dendrimer juga sering memerlukannya sebagai bahan awal. Kemasan 1g dan 5g memadai untuk tahap fungsionalisasi awal seperti halogenasi atau nitrasi sebelum polimerisasi.

  • Sintesis kerangka aromatik berpori: inti tetrahedral tetraphenylmethane menghasilkan jaringan tiga dimensi dengan porositas tinggi yang dimanfaatkan untuk adsorpsi gas dan pemisahan molekul.
  • Pembuatan kerangka organik kovalen (COF) dan polimer mikropori: turunan fungsionalnya bertindak sebagai simpul empat arah yang menentukan topologi dan ukuran pori jaringan.
  • Konstruksi dendrimer dan molekul berbentuk bintang: geometri tetrahedral memungkinkan empat lengan tumbuh simetris dari satu pusat, sehingga ideal untuk arsitektur molekul bercabang.
  • Riset adsorben karbon dioksida dan penyimpanan hidrogen: material berpori berbasis tetraphenylmethane dipelajari karena stabil dan memiliki luas permukaan besar untuk menjerap gas.
  • Bahan awal reaksi fungsionalisasi aromatik: senyawa ini dipakai sebagai substrat halogenasi, nitrasi, atau borilasi untuk menghasilkan prekursor tetra-substitusi yang serbaguna.

Merek TCI (kode produk T0169)
Nomor CAS 630-76-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan kristal
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Tetraphenylmethane sebaiknya disimpan dalam botol asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat dan sumber panas. Pastikan label tetap terbaca dan catat tanggal pembukaan wadah untuk keperluan pelacakan inventaris. Saat menimbang dan memindahkan serbuk, gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari pembentukan debu. Reaksi fungsionalisasi lanjutan yang memakai reagen korosif wajib dikerjakan di lemari asam. Baca SDS sebelum digunakan.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.