1,3,5-Triphenylformazan dari TCI adalah senyawa formazan berwarna merah tua. Senyawa ini merupakan produk reduksi garam 2,3,5-trifeniltetrazolium klorida (TTC). Di laboratorium, triphenylformazan berperan penting sebagai standar acuan dalam uji berbasis TTC. Pada uji tersebut, aktivitas enzim dehidrogenase dalam sel hidup mereduksi TTC yang tidak berwarna menjadi formazan merah. Dengan tersedianya formazan murni, peneliti dapat menyusun kurva kalibrasi sehingga hasil uji warna dapat dikuantifikasi secara akurat.
Keistimewaan 1,3,5-triphenylformazan terletak pada warnanya yang intens dan stabil. Setelah diekstraksi dengan pelarut organik yang sesuai, intensitas warnanya dapat diukur secara spektrofotometri. Karena senyawa ini merupakan produk akhir yang sama dengan yang terbentuk dalam sampel, kurva standar yang dibuat darinya mencerminkan respons sebenarnya dari uji TTC. Selain sebagai standar, senyawa ini juga dikelompokkan sebagai pewarna riset dan bahan pembanding dalam studi kimia formazan dan senyawa azo.
Di Indonesia, triphenylformazan sangat relevan bagi laboratorium pertanian, ilmu tanah, kehutanan, dan teknologi benih. Pengukuran aktivitas dehidrogenase tanah dengan metode TTC banyak dipakai untuk menilai kesehatan dan kesuburan biologis lahan pertanian maupun perkebunan. Laboratorium benih juga memakai uji tetrazolium untuk viabilitas benih. Kemasan 1g dan 25g memudahkan penyiapan larutan standar secara rutin.
- Standar kalibrasi uji aktivitas dehidrogenase tanah: formazan murni dipakai untuk menyusun kurva standar sehingga jumlah formazan hasil reduksi TTC dalam sampel tanah dapat dihitung.
- Kuantifikasi uji viabilitas benih dan jaringan tanaman: kurva standar membantu mengubah intensitas warna merah hasil uji tetrazolium menjadi data numerik yang dapat dibandingkan.
- Pengukuran viabilitas sel dan mikroba berbasis TTC: senyawa ini menjadi pembanding saat mengukur metabolisme bakteri, jamur, atau kultur sel yang mereduksi TTC.
- Validasi metode spektrofotometri: formazan standar dipakai untuk menentukan linearitas, batas deteksi, dan pengaruh pelarut ekstraksi pada pengukuran absorbansi.
- Studi kimia formazan dan pewarna riset: senyawa ini berguna sebagai model untuk mempelajari sifat optik, kompleksasi logam, dan reaksi redoks golongan formazan.
| Merek | TCI (kode produk T0175) |
|---|---|
| Nomor CAS | 531-52-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) > Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g |
| Bentuk fisik | serbuk kristal berwarna merah tua |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan 1,3,5-triphenylformazan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya agar warnanya tetap stabil sebagai standar kalibrasi. Larutan standar sebaiknya disiapkan dalam labu ukur berwarna gelap dan dipakai dalam waktu singkat. Pelarut organik untuk ekstraksi harus ditangani di lemari asam. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium karena pewarna ini dapat menodai kulit dan permukaan kerja. Hindari menghirup debunya dan baca SDS sebelum digunakan.
- Sherif (2015). DFT Calculations, Electrical and Thermal Properties of Unsubstituted Triphenylformazan. International Journal of Electrochemical Science doi:10.1016/s1452-3981(23)11217-x
- Wortmann dkk. (2021). Sensitivity of Isomerization Kinetics of 1,3,5-Triphenylformazan on Cosolvents Added to Toluene. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/acs.joc.1c01928
- Gökçe dkk. (2005). Electrochemical Investigation of 1,3,5-Triphenylformazan and Its Nitro Derivatives in Dimethyl Sulfoxide. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.21.685
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


