Ethyl Tiglate (TCI T0247) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Ethyl Tiglate memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan esterifikasi, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam pembuatan senyawa aromatik dan komposit. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti kestabilan termal dan reaktivitas yang tinggi.
Ethyl Tiglate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Senyawa ini tidak mudah terdegradasi dan memiliki daya tahan yang baik terhadap lingkungan laboratorium. Karena sifat ini, Ethyl Tiglate menjadi pilihan utama dalam proses sintesis yang membutuhkan kestabilan dan konsistensi hasil. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma yang khas, yang memudahkan identifikasi visual di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Tiglate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan senyawa baru, baik untuk keperluan industri maupun akademik. Karena kehandalannya, Ethyl Tiglate menjadi salah satu bahan yang wajib dimiliki oleh laboratorium kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia baru
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan senyawa dengan sifat tertentu
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Penelitian tentang struktur molekuler dan sifat fisik senyawa organik
- Penggunaan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5837-78-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Ethyl Tiglate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, perlu memperhatikan keamanan laboratorium dengan menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari inhalasi atau paparan langsung ke kulit.
- Ramya dkk. (2020). Tropospheric chemistry of ethyl tiglate initiated by Cl atoms. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2020.137371
- Kassi dkk. (2010). Well-Defined Polymers from Biosourced Monomers: The Case of 2-(Methacryloyloxy)ethyl Tiglate. Macromolecules doi:10.1021/ma9023312
- Colomer dkk. (2013). FTIR gas-phase kinetic study on the reactions of OH radicals and Cl atoms with unsaturated esters: Methyl-3,3-dimethyl acrylate, (E)-ethyl tiglate and methyl-3-butenoate. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2013.07.009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




