Methyl o-Toluate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa-senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi kimia yang memerlukan grup ester. Fungsi utamanya adalah sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa-senyawa aroma, obat, atau bahan kimia industri.
Methyl o-Toluate memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses sintesis. Senyawa ini juga memiliki aroma yang khas, yang membuatnya cocok untuk aplikasi dalam analisis aroma atau pembuatan produk yang memerlukan aroma tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian dalam bidang kimia organik dan farmasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Methyl o-Toluate sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau pengembangan produk kimia. Ketersediaan dan keandalan produk ini menjadikannya pilihan yang relevan bagi para peneliti di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan produk kosmetik
- Pembuatan bahan baku dalam produksi obat-obatan
- Analisis komposisi senyawa dalam bidang kimia organik
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa ester
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 89-71-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Methyl o-Toluate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah penguraian. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Penanganan bahan ini harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifatnya yang tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—




