Tolunitrile (o-Tolunitrile) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, tolunitrile sering digunakan sebagai prekursor untuk sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Tolunitrile memiliki sifat kimia yang relatif stabil, namun masih bisa bereaksi dalam kondisi tertentu seperti suhu tinggi atau dalam lingkungan basa. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, dengan aroma khas yang tidak terlalu menyengat. Karena sifat ini, tolunitrile mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini tidak bersifat korosif, sehingga relatif aman dalam penggunaan sehari-hari.
Di laboratorium Indonesia, tolunitrile digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan industri farmasi. Banyak institusi pendidikan dan perusahaan riset memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan produk baru atau memperbaiki proses sintesis yang ada. Karena ketersediaan dan kualitasnya yang baik, tolunitrile menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa aromatik yang memerlukan reaksi substitusi nitril
- Pengembangan senyawa heterosiklik untuk keperluan farmasi dan biokimia
- Reaksi kimia untuk pembuatan bahan baku industri kimia
- Eksperimen pendidikan untuk memahami reaktivitas nitril
- Penelitian tentang sifat kimia dan struktur molekul senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 529-19-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Tolunitrile harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama periode waktu yang cukup lama. Namun, dalam penggunaan, tetaplah memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung.
- Gmerek dkk. (2017). Franck Condon spectra of the 2-tolunitrile dimer and the binary 2-tolunitrile water cluster in the gas phase. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2017.04.092
- Beneš dkk. (2003). Intercalates of Vanadyl Phosphate with Benzonitrile and Tolunitrile. European Journal of Inorganic Chemistry doi:10.1002/ejic.200300109
- Takayanagi dkk. (2002). Torsional Potential of Methyl Group in m-Tolunitrile-H2O and m-Tolunitrile-N2O Complexes Studied by Laser-Induced Fluorescence and Hole-Burning Spectroscopies. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/jp020021a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


