O-Toluoyl Chloride (TCI T0310) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang khas, dengan gugus toluoyl yang berfungsi sebagai penghubung antara rantai karbon dan klorida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan, yang memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan sifat kimia tertentu.
O-Toluoyl Chloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap bahan kimia tertentu seperti basa kuat dan air. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati. Namun, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, O-Toluoyl Chloride sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi, material, dan analisis kimia. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri yang memerlukan senyawa dengan struktur aromatik dan reaktivitas tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen dan pengembangan ilmiah.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan reaksi substitusi.
- Pengembangan obat dan senyawa farmakologis melalui reaksi kimia organik.
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi.
- Penelitian material baru dengan sifat kimia tertentu.
- Reaksi penggabungan untuk membangun struktur molekul kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 933-88-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
O-Toluoyl Chloride harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap air dan bahan kimia yang bersifat basa, sehingga wadah harus tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi. Dalam penanganan, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penyimpanan yang tepat dan penanganan yang hati-hati sangat penting untuk memastikan keamanan dan kualitas senyawa ini dalam penggunaan di laboratorium.
- Landge dkk. (2004). Benzoylation of toluene with p-toluoyl chloride over triflic acid functionalized mesoporous Zr-TMS catalyst. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical doi:10.1016/j.molcata.2003.12.022
- Yusof Nur Izzati Amira dkk. (2023). Utilisation of silica from bamboo leaves Ash and modification with m-Toluoyl chloride in shellac; It’s microbial effect on pulai wood. Materials Today: Proceedings doi:10.1016/j.matpr.2023.09.225
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








