Bromal, dengan nomor CAS 115-17-3, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), Bromal memiliki peran penting dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Bahan ini umumnya digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi senyawa lain yang memiliki aplikasi luas di bidang farmasi, industri, dan penelitian.
Bromal memiliki sifat kimia yang stabil, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi tertentu seperti suhu tinggi atau keberadaan katalis. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi kimia yang membutuhkan kontrol presisi. Selain itu, Bromal memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan pemanasan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Bromal sangat relevan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik. Dengan ketersediaan yang relatif mudah, Bromal menjadi bahan yang populer di berbagai laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromoalkana dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan farmasi
- Eksperimen kimia murni dalam pendidikan tingkat universitas
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa haloalkana dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-17-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bromal harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terhindar dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif.
- Suero dkk. (1990). Vibrational Spectrum of Bromal. Spectroscopy Letters doi:10.1080/00387019008054455
- KONOVALOVA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Reaction of Dimethyl Alkinylphosphonites with Trifluoromethyl Carbonyl Compounds, Chloral, and Bromal.. ChemInform doi:10.1002/chin.199014234
- Hatada dkk. (1994). Haloaldehyde Polymers LXII. High Resolution Solid State 13C NMR Spectra of Chloral and Bromal Polymers. Polymer Journal doi:10.1295/polymj.26.267
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![5,10-Bis(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)naphtho[1,2-c:5,6-c']bis([1,2,5]oxadiazole) - TCI B5774 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B5774.jpg?v=1769180228&width=533)

