Phenylfluorone adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah terutama dalam bidang kimia dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan fluoresensi dan karakteristik optik. Dalam laboratorium, Phenylfluorone berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa fluoresen yang digunakan untuk analisis kuantitatif dan kualitatif. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dan memancarkannya kembali dalam bentuk cahaya yang berbeda, sehingga sangat berguna dalam teknik spektroskopi.
Phenylfluorone memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi. Sifat fluoresensinya yang kuat membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian optik dan material. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan laboratorium, sehingga memudahkan proses penelitian. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi, Phenylfluorone juga mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai skala.
Di laboratorium Indonesia, Phenylfluorone digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang kimia analitik dan material optik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi fluoresensi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Dengan sifat yang baik dan kehandalannya, Phenylfluorone menjadi pilihan yang tepat untuk peneliti yang ingin menghasilkan data yang akurat dan konsisten.
Produk TCI terkait
- Analisis kuantitatif menggunakan teknik fluoresensi untuk mengukur konsentrasi senyawa tertentu.
- Pengembangan material optik yang memiliki sifat fluoresensi tinggi untuk aplikasi dalam teknologi cahaya.
- Penelitian tentang interaksi cahaya dengan senyawa organik dalam bidang kimia fisik.
- Pembuatan indikator fluoresen untuk pengujian kualitas air dan lingkungan.
- Pemantauan reaksi kimia melalui perubahan warna fluoresensi sebagai indikator reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 975-17-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Xanthene Dyes |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan tinggi. |
Phenylfluorone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Dedkova dkk. (2015). Complexation of titanium(IV) malonates with phenylfluorone and 2,7-dichlorochromotropic acid on a solid phase of PANV-AV-17. Journal of Analytical Chemistry doi:10.1134/s1061934815100056
- Sakuraba (1990). Spectrophotometric determination of gallium(III) with phenylfluorone in the presence of hexadecylpyridinium bromide and pyridine. Talanta doi:10.1016/0039-9140(90)80209-x
- Guo dkk. (1999). Analytical Utilization of Phenylfluorone as a Hydrogen Donor Substrate for Peroxidase. Microchemical Journal doi:10.1006/mchj.1998.1679
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
