Trimethylene sulfide (TMS) adalah suatu senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat reaktif, sehingga menjadi bahan dasar (building block) yang penting dalam sintesis senyawa organik. TMS sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan baru karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Dalam laboratorium, TMS digunakan untuk mempercepat proses sintesis dan membantu dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi di berbagai bidang, seperti farmasi dan material.
Karakteristik utama TMS adalah sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul. Senyawa ini memiliki struktur siklik yang memungkinkannya berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. TMS juga memiliki sifat volatil dan mudah menguap, sehingga membutuhkan penanganan yang hati-hati. Karena sifat reaktivitasnya, TMS dipilih karena kemampuannya untuk berperan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kecepat dan efisiensi.
Di laboratorium Indonesia, TMS digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik dan pengembangan bahan baru. Bahan ini sangat berguna bagi para peneliti yang ingin memproduksi senyawa dengan struktur tertentu atau meningkatkan efisiensi dalam proses reaksi. TMS juga sering digunakan dalam pendidikan untuk membantu mahasiswa memahami mekanisme reaksi kimia.
Produk TCI terkait
- TCI P0532 111-47-7 Propyl Sulfide
- Propylene Sulfide (stabilized with Butyl Mercaptan), CAS 1072-43-1, TCI P0321
- TCI P0044 1613-51-0 Pentamethylene Sulfide
- Isobutylene Sulfide, CAS 3772-13-2, TCI I0461
- Ethyl Sulfide, CAS 352-93-2, TCI E0176
- Ethylene Sulfide (stabilized with Butyl Mercaptan), CAS 420-12-2, TCI E0133
- Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa baru dengan struktur yang diinginkan
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan material
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis yang memerlukan presisi tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 287-27-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Trimethylene sulfide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat volatil, sehingga perlu dihindari paparan udara dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas yang tahan. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Turnbull dkk. (1996). CH Stretching Overtone Spectra of Trimethylene Oxide and Trimethylene Sulfide. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/jp961045i
- Mel’nikov dkk. (2009). Photochemistry of trimethylene oxide and trimethylene sulfide radical cations in freonic matrices at 77 K. High Energy Chemistry doi:10.1134/s0018143909040110
- Sasanuma dkk. (2006). Conformational Characteristics of Poly(trimethylene sulfide) and Structure−Property Relationships of Representative Polysulfides and Polyethers. Macromolecules doi:10.1021/ma0523623
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






