2,2,2-Trichloroethanol adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun memiliki sifat kimia yang cukup reaktif. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), 2,2,2-Trichloroethanol berperan dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi reduksi. Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan bahan kimia industri seperti bahan peledak, bahan pengawet, dan bahan baku untuk produk farmasi.
Karena sifat kimianya yang reaktif, 2,2,2-Trichloroethanol memiliki daya tarik dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki polaritas tinggi dan kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini mudah diubah dalam berbagai reaksi kimia, sehingga menjadi pilihan yang ideal untuk para peneliti yang membutuhkan bahan yang fleksibel dan mudah diatur dalam kondisi eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 2,2,2-Trichloroethanol sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium kimia, terutama di institusi pendidikan dan penelitian yang fokus pada sintesis senyawa organik. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini sangat diminati oleh para ilmuwan dan mahasiswa yang sedang mengembangkan penelitian mereka.
Produk TCI terkait
- Benzyl 2-Chloroethyl Ether, CAS 17229-17-3, TCI B2712
- 4-(2-Chloroethyl)anisole, CAS 18217-00-0, TCI C1680
- Ethylene Glycol Mono-2-chloroethyl Ether, CAS 628-89-7, TCI C0169
- 1-(4-Bromophenyl)-2-chloroethan-1-one, CAS 4209-02-3, TCI B6354
- 2-Nitroethanol, CAS 625-48-9, TCI N0368
- 1-(2-Chloroethoxy)-4-nitrobenzene, CAS 3383-72-0, TCI C3523
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi halogen dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Pembuatan bahan peledak dan bahan kimia industri berbasis halogen
- Pengembangan produk farmasi dengan struktur molekuler tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa halogenasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-20-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
2,2,2-Trichloroethanol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di tempat yang kering dan sejuk, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari akumulasi uap.
- Lovinger dkk. (2000). Ethanol and trichloroethanol alter gating of 5-HT3 receptor-channels in NCB-20 neuroblastoma cells. Neuropharmacology doi:10.1016/s0028-3908(99)00164-1
- Abbas dkk. (1997). A Physiologically Based Pharmacokinetic Model for Trichloroethylene and Its Metabolites, Chloral Hydrate, Trichloroacetate, Dichloroacetate, Trichloroethanol, and Trichloroethanol Glucuronide in B6C3F1 Mice. Toxicology and Applied Pharmacology doi:10.1006/taap.1997.8190
- Gruss dkk. (2002). Trichloroethanol alters action potentials in a subgroup of primary sensory neurones. Neuroreport doi:10.1097/00001756-200205070-00023
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


