2,4,4-Trimethyl-1-pentene adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam pembuatan senyawa kimia lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks melalui reaksi kimia seperti adisi, substitusi, atau polimerisasi.
2,4,4-Trimethyl-1-pentene memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang sesuai untuk berbagai jenis reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk para peneliti yang memerlukan bahan dengan tingkat reaktivitas yang terkendali. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu kimia, termasuk sintesis senyawa organik, penelitian material, dan pengembangan produk kimia. Keberadaannya mendukung kegiatan penelitian yang memerlukan bahan dasar kimia berkualitas tinggi dan stabil.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia
- Pengembangan material baru dengan struktur molekuler tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa hidrokarbon
- Pembuatan produk kimia industri yang memerlukan komponen bahan dasar
- Uji kelayakan senyawa dalam proses polimerisasi dan modifikasi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 107-39-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4,4-Trimethyl-1-pentene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaannya sebaiknya dilakukan dalam ruangan yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—








