Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 2498-20-6

Tetraamylammonium Iodide, CAS 2498-20-6, TCI T1011

Tetraamylammonium Iodide, CAS 2498-20-6, TCI T1011

Identitas Kimia

No. CAS
2498-20-6
PubChem
CID 17248·SID 87576817
Rumus molekul
C20H44IN
Berat molekul
425.5 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetrapentylazanium iodide
SMILES
CCCCC[N+](CCCCC)(CCCCC)CCCCC.[I-]
InChIKey
FBLZDUAOBOMSNZ-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 1.643.250,00
Harga reguler Rp 1.164.450,00 Harga obral Rp 1.643.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tetraamylammonium Iodide dari TCI, dengan kode katalog T1011, adalah garam amonium kuaterner. Kationnya membawa empat rantai amil (pentil) yang terikat pada satu atom nitrogen, sedangkan anionnya iodida. Senyawa ini masuk kelompok garam organik yang dipakai dalam penelitian cairan ionik dan kimia sintesis khusus. Di laboratorium, garam ini dipakai sebagai katalis transfer fase, sebagai elektrolit pendukung dalam pengukuran elektrokimia, dan sebagai sumber ion iodida yang larut baik dalam pelarut organik.

Peneliti memilih garam ini karena kationnya besar dan bersifat lipofilik. Kation seperti ini membantu memindahkan anion dari fase air ke fase organik, sehingga reaksi di antara dua fase yang tidak bercampur bisa berjalan lebih efisien. Rantai alkil yang panjang membuat kelarutannya dalam pelarut organik lebih baik daripada garam tetraalkilamonium yang lebih kecil. Anion iodida juga berguna sebagai nukleofil atau ko-katalis pada reaksi substitusi tertentu. Karena itu, senyawa ini menjadi pembanding yang menarik dalam seri garam tetraalkilamonium.

Laboratorium kimia organik dan kimia fisik di universitas maupun lembaga riset di Indonesia dapat memakai Tetraamylammonium Iodide untuk studi transfer fase, eksperimen elektrokimia, atau penelitian struktur–sifat garam ionik. Kemasan 5 g cocok untuk penjajakan metode atau skripsi. Kemasan 25 g lebih sesuai untuk penelitian berulang yang membutuhkan konsistensi lot. Mutu TCI yang terdokumentasi membantu peneliti menjaga keterulangan hasil.

Brosur TCI (PDF)

  • Katalisis transfer fase: kation tetraamilamonium yang lipofilik membawa anion reaktif ke fase organik, sehingga reaksi dua fase berlangsung lebih cepat dan bersih.
  • Elektrolit pendukung elektrokimia: garam kuaterner ini larut dalam pelarut organik polar dan memberikan konduktivitas ionik dalam pengukuran voltametri atau studi redoks non-akuatik.
  • Penelitian cairan ionik dan garam organik: rantai alkilnya yang panjang menjadikannya model berguna untuk mempelajari pengaruh ukuran kation terhadap sifat fisik garam ionik.
  • Sumber iodida dalam sintesis organik: anion iodida yang mudah larut dalam medium organik dapat berperan sebagai nukleofil atau ko-katalis dalam reaksi substitusi halida.
  • Reagen pasangan ion untuk pemisahan: kation besar yang hidrofobik dapat membentuk pasangan ion dengan anion analit, sehingga berguna dalam studi ekstraksi dan kromatografi.

Merek TCI (kode katalog T1011)
Nomor CAS 2498-20-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan; rincian lengkap dapat dilihat pada label dan CoA
Penyimpanan wadah tertutup rapat, kering, terlindung dari cahaya

Simpan garam ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Senyawa iodida dapat berubah warna jika terpapar cahaya dan udara dalam waktu lama. Garam amonium kuaterner juga cenderung menyerap kelembapan, jadi hindari membuka wadah terlalu lama di ruangan lembap. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang. Hindari menghirup debu dan bekerjalah di area berventilasi baik. Selalu baca SDS sebelum penggunaan pertama.

—