2,3,5,6-Tetrafluoroaniline dari TCI, dengan kode katalog T1028, adalah anilina terfluorinasi dengan empat atom fluorin pada cincin benzena. Hanya posisi para terhadap gugus amino yang masih membawa atom hidrogen. Senyawa ini termasuk fluorinated building block yang berguna untuk membangun molekul aromatik kaya fluorin. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal sintesis farmasi, agrokimia, pewarna, dan material fungsional.
Senyawa ini dipilih karena pola substitusinya yang khas. Gugus amino dapat diasilasi, dialkilasi, atau diubah melalui garam diazonium menjadi berbagai gugus lain. Sementara itu, satu-satunya posisi C–H pada cincin memberi titik fungsionalisasi yang terdefinisi jelas. Empat atom fluorin menurunkan kebasaan amina dan mengubah sifat elektronik cincin. Atom fluorin juga meningkatkan kestabilan metabolik dan lipofilisitas senyawa turunan, yaitu sifat yang dicari dalam desain molekul bioaktif.
Laboratorium kimia medisinal, kimia material, dan sintesis organik di Indonesia dapat memakai 2,3,5,6-Tetrafluoroaniline untuk menyiapkan amida, imina, maupun heterosiklik terfluorinasi. Senyawa ini juga berguna untuk studi efek fluorin pada sifat molekul. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan, mulai dari uji pendahuluan hingga sintesis zat antara dalam jumlah lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 34
Produk TCI terkait
- Sintesis amida dan imina terfluorinasi: gugus amino bereaksi dengan asil klorida atau aldehida untuk membentuk turunan yang membawa cincin tetrafluorofenil.
- Kimia garam diazonium: amina aromatik ini dapat didiazotasi lalu dikonversi menjadi halida, azida, atau gugus lain untuk membuka beragam turunan arena terfluorinasi.
- Riset kimia medisinal: cincin kaya fluorin membantu meningkatkan stabilitas metabolik dan mengatur lipofilisitas dalam pengembangan kandidat obat atau agrokimia.
- Pembuatan ligan dan material fungsional: gugus tetrafluorofenil yang miskin elektron berguna untuk menyetel sifat elektronik ligan logam, polimer, atau material organik.
- Studi interaksi aromatik terfluorinasi: senyawa ini menjadi model untuk mempelajari interaksi tumpukan arena–perfluoroarena dan efek fluorin pada keasaman maupun kebasaan.
| Merek | TCI (kode katalog T1028) |
|---|---|
| Nomor CAS | 700-17-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | rincian bentuk dapat dilihat pada label dan CoA |
| Penyimpanan | tertutup rapat, sejuk, gelap, terlindung dari udara dan oksidator |
Seperti anilina lainnya, senyawa ini harus diperlakukan sebagai bahan berbahaya bila tertelan, terhirup, atau terserap melalui kulit. Simpan dalam wadah kaca aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Jauhkan dari oksidator kuat dan asam. Anilina dapat berubah warna karena oksidasi udara, jadi tutup wadah segera setelah dipakai. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Buang limbah sebagai limbah organik terhalogenasi.
- Astratine dkk. (2012). Characterization and electrochromic properties of poly(2,3,5,6-tetrafluoroaniline): Progress towards a transparent conducting polymer. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2012.04.032
- Yamaguchi dkk. (2016). Synthesis and electrical properties of copolymers of o‐phenylenediamine with aniline, 3,4‐ethylenedioxythiophene and 2,3,5,6‐tetrafluoroaniline. Polymer International doi:10.1002/pi.5269
- Xu dkk. (2019). Cation-exchange fluoropolymer membranes with the conjugate acid of 2,3,5,6-tetrafluoroaniline as an alternative proton-exchange group. Journal of Fluorine Chemistry doi:10.1016/j.jfluchem.2018.12.001
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



