Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 22206-57-1

Tetrabutylammonium Fluoride Hydrate [for Catalyst of silylation and cleavage of silyl ether] TCI T1037

Tetrabutylammonium Fluoride Hydrate [for Catalyst of silylation and cleavage of silyl ether] TCI T1037

Identitas Kimia

No. CAS
22206-57-1
PubChem
CID 2724141·SID 87576839
Rumus molekul
C16H36FN
Berat molekul
261.46 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetrabutylazanium fluoride
SMILES
CCCC[N+](CCCC)(CCCC)CCCC.[F-]
InChIKey
FPGGTKZVZWFYPV-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 4.028.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.028.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T1037 adalah Tetrabutylammonium Fluoride Hydrate dengan nomor CAS 22206-57-1, yang dalam katalog TCI diberi keterangan sebagai bahan untuk katalis silylasi dan pemutusan eter silil. Senyawa ini adalah garam amonium kuartener yang menyediakan ion fluorida dalam bentuk yang larut dalam pelarut organik. Karena itu, ia menjadi salah satu pereaksi fluorida yang paling sering dipakai di laboratorium sintesis organik, terutama untuk melepaskan gugus pelindung silil dari gugus hidroksil.

Kelebihan utama pereaksi ini adalah kation tetrabutilamonium yang besar dan lipofilik, sehingga ion fluorida dapat terbawa ke fase organik dan bereaksi dengan efektif. Afinitas fluorida yang tinggi terhadap silikon menjadi dasar kerjanya: ikatan silikon-oksigen terputus dan gugus pelindung terlepas. Bentuk hidrat berarti pereaksi mengandung air, yang perlu diperhatikan bila reaksi menuntut kondisi benar-benar kering. Bentuk ini juga bersifat higroskopis sehingga sebaiknya ditangani dengan cepat dan disimpan rapat.

Di Indonesia, laboratorium sintesis organik, riset produk alam, dan kimia medisinal sering memerlukan pereaksi ini untuk tahap akhir pelepasan gugus pelindung. Kemasan 25g dan 100g memungkinkan pilihan sesuai intensitas pemakaian, dari laboratorium kecil hingga kelompok riset yang rutin melakukan sintesis bertahap. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini agar peneliti dapat menjalankan rute sintesis mereka dengan pereaksi yang dikenal luas di literatur.

Brosur TCI (PDF)

  • Pelepasan gugus pelindung silil: ion fluorida memutus ikatan silikon-oksigen secara selektif, sehingga pereaksi ini cocok untuk membuka eter silil seperti TBS atau TIPS pada tahap akhir sintesis.
  • Katalis silylasi: sesuai keterangan produk, bahan ini dapat mengkatalisis pemasangan gugus silil pada senyawa tertentu dengan memanfaatkan sifat fluorida yang mengaktifkan silikon.
  • Sintesis produk alam: rute bertahap molekul kompleks sering memakai pelindung silil, dan fluorida tetrabutilamonium menjadi pilihan lazim untuk membuka hidroksil tanpa merusak gugus lain.
  • Kimia medisinal: pereaksi ini membantu mengeluarkan gugus hidroksil bebas pada kandidat molekul setelah tahap-tahap yang memerlukan perlindungan, sehingga mempermudah penyusunan analog senyawa.
  • Sumber fluorida larut organik: kation lipofilik membuat ion fluorida mudah dipakai dalam pelarut organik, berguna untuk eksperimen reaktivitas fluorida yang tidak dapat memakai garam anorganik.

Merek TCI (kode produk T1037)
Nomor CAS 22206-57-1
Rumus molekul —
Kemurnian lihat lembar data (SDS dan sertifikat analisis) dari TCI
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Fluorination Reagents [Synthetic Reagents]
Ukuran kemasan 25g, 100g
Bentuk fisik —
Penyimpanan wadah tertutup rapat; bersifat higroskopis, simpan di tempat sejuk dan kering

Pereaksi ini bersifat higroskopis, jadi simpan wadah tertutup rapat segera setelah dipakai, di tempat sejuk dan kering. Menyimpannya dalam desikator sangat dianjurkan di iklim lembap. Gunakan wadah asli atau botol kaca bertutup rapat. Ion fluorida dapat berbahaya, maka kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam. Hindari kontak dengan kulit dan mata, dan jangan menghirup debunya. Jauhkan dari asam kuat karena dapat membebaskan senyawa fluorida berbahaya. Baca SDS produsen sebelum pemakaian, dan kelola limbah yang mengandung fluorida sesuai prosedur resmi institusi.

  • GAMBACORTA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Silica‐Supported Tetrabutylammonium Fluoride as a Catalyst for the Silylation of Carbonyl and Hydroxy Compounds with Ethyl Trimethylsilylacetate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199015198
  • Laha dkk. (2009). ChemInform Abstract: Synthesis of Tetrazolo[1,5‐a]pyridines Utilizing Trimethylsilyl Azide and Tetrabutylammonium Fluoride Hydrate.. ChemInform doi:10.1002/chin.200917152
  • TANABE dkk. (1995). ChemInform Abstract: Mild, Effective and Selective Method for the Silylation of Alcohols Using Silazanes Promoted by Catalytic Tetrabutylammonium Fluoride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199515093

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.