Trichloroacetyl Isocyanate (TCI) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, terdiri dari gugus isosianat yang terikat pada rantai trichloroacetyl. Dalam laboratorium, TCI sering digunakan untuk reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan baru, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik.
Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, TCI menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki tingkat reaktivitas tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan reaksi cepat dan spesifik. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai reaktan yang sangat efektif dalam sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, TCI digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian yang berkembang di bidang sintesis senyawa baru dan modifikasi senyawa organik.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa kompleks
- Pembuatan bahan kimia intermediet dalam industri farmasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang material kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3019-71-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya |
Trichloroacetyl Isocyanate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau cahaya langsung. Bahan ini sangat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan dan memastikan keamanan dalam penggunaan.
- Vodička dkk. (2003). (S)‐2‐chloro‐2‐fluoroethanoyl isocyanate, a chiral derivative of trichloroacetyl isocyanate. Chirality doi:10.1002/chir.10231
- AGRAWAL (1991). ChemInform Abstract: In situ 13C NMR Spectroscopy of Hydroxylated Compounds with Trichloroacetyl Isocyanate. ChemInform doi:10.1002/chin.199152365
- SHAJARI dkk. (2015). Synthesis of 5-aryl-$N$-(trichloroacetyl)-1,3,4-oxadiazole-2-carboxamide via three-component reaction of trichloroacetyl isocyanate, ($N$-isocyanimino)triphenylphosphorane, and benzoic acid derivatives. TURKISH JOURNAL OF CHEMISTRY doi:10.3906/kim-1501-43
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
