TCI T1052 adalah Ethyl 2-Butynoate dengan nomor CAS 4341-76-8, ester etil dari asam 2-butunoat yang memiliki ikatan rangkap tiga karbon-karbon berdampingan dengan gugus karbonil ester. Senyawa ini termasuk kelompok bahan penyusun non-heterosiklik dan dipakai sebagai perantara serba guna dalam sintesis organik. Struktur alkuna terkonjugasi dengan ester membuatnya menjadi akseptor elektron yang reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi adisi dan pembentukan cincin yang sering dijumpai dalam penelitian sintesis.
Ikatan rangkap tiga yang terkonjugasi dengan gugus ester menjadikan atom karbon beta bersifat elektrofilik, sehingga senyawa ini dapat menjadi akseptor Michael bagi berbagai nukleofil, termasuk amina dan tiol. Alkuna ini juga dapat ikut serta dalam reaksi sikloadisi, misalnya sebagai dienofil atau dipolarofil, untuk membangun kerangka siklik dan heterosiklik. Karena ukurannya kecil dan gugus metilnya sederhana, ia mudah diintegrasikan ke dalam banyak rute sintesis tanpa menambah kerumitan struktur yang tidak diperlukan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini berguna bagi kelompok riset sintesis organik dan kimia heterosiklik. Kemasan 1mL dan 5mL cocok untuk pereaksi cair berharga yang biasanya dipakai dalam jumlah kecil, sehingga peneliti dapat menjajaki reaksi tanpa membeli berlebih. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini dengan nomor CAS yang tertera jelas, untuk memudahkan pengadaan, pencatatan, dan penelusuran dokumen keselamatan oleh tim laboratorium Anda.
Produk TCI terkait
- Reaksi adisi Michael: karbon beta yang elektrofilik menerima serangan nukleofil seperti amina dan tiol, sehingga bahan ini cocok untuk membentuk turunan akrilat tersubstitusi dengan kontrol regiokimia yang baik.
- Sikloadisi untuk heterosiklik: ikatan rangkap tiga dapat bereaksi dengan azida, nitril oksida, atau diena, sehingga bahan ini berguna untuk membangun cincin triazola, isoksazola, dan sistem siklik lain.
- Sintesis senyawa karbonil tak jenuh: adisi pada alkuna menghasilkan alkena tersubstitusi berkonjugasi dengan ester, yang berguna sebagai perantara dalam penyusunan molekul organik yang lebih kompleks.
- Reaksi katalis logam transisi: alkuna terkonjugasi ester sering dipakai sebagai substrat dalam penelitian kopling dan hidrofungsionalisasi, sehingga bahan ini membantu pengembangan metode katalitik baru.
- Pemasangan unit butunoat: gugus metil-alkuna-ester dapat dimasukkan ke dalam kerangka target, memungkinkan sintesis analog dengan ikatan rangkap tiga sebagai titik modifikasi lanjutan.
| Merek | TCI (kode produk T1052) |
|---|---|
| Nomor CAS | 4341-76-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | lihat lembar data (SDS dan sertifikat analisis) dari TCI |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 5mL |
| Bentuk fisik | — |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari api dan panas |
Simpan wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, percikan, panas, dan bahan pengoksidasi kuat. Ester organik berukuran kecil umumnya mudah menguap dan dapat mudah terbakar, jadi perlakukan dengan hati-hati sampai SDS produsen memastikan sebaliknya. Alkuna terkonjugasi ester bersifat reaktif terhadap nukleofil, maka jauhkan dari amina, basa, dan tiol di luar reaksi yang direncanakan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan bekerjalah di lemari asam. Gunakan botol kaca dengan tutup rapat, baca SDS sebelum memakai, dan buang limbah organik sesuai prosedur institusi Anda.
—

