Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 13623-11-5

2,4,5-Trimethylthiazole, CAS 13623-11-5, TCI T1068

2,4,5-Trimethylthiazole, CAS 13623-11-5, TCI T1068

Identitas Kimia

No. CAS
13623-11-5
PubChem
CID 61653·SID 87576867
Rumus molekul
C6H9NS
Berat molekul
127.21 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,4,5-trimethyl-1,3-thiazole
SMILES
CC1=C(SC(=N1)C)C
InChIKey
BAMPVSWRQZNDQC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 848.400,00
Harga reguler Rp 609.000,00 Harga obral Rp 848.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,4,5-Trimethylthiazole dari TCI (kode T1068) adalah senyawa heterosiklik beranggota lima yang mengandung atom belerang dan nitrogen dalam cincin tiazol, dengan tiga gugus metil pada posisi 2, 4, dan 5. Katalog TCI mencantumkannya sebagai heterocyclic building block. Turunan tiazol beralkil termasuk kelompok senyawa yang dikenal pada kimia flavor dan fragrance, serta sebagai ligan dan bahan awal dalam kimia heterosiklik, sehingga bahan ini memiliki peran ganda di laboratorium riset dan analisis.

Cincin tiazol bersifat aromatik dan relatif stabil, sementara atom nitrogennya dapat berfungsi sebagai pusat basa lemah atau situs koordinasi bagi logam. Gugus metil pada cincin memberi titik untuk fungsionalisasi lebih lanjut, misalnya melalui deprotonasi pada posisi tertentu atau reaksi halogenasi. Karena struktur dan massa molekulnya yang kecil, senyawa ini mudah dianalisis dengan kromatografi gas dan spektrometri massa, sehingga cocok juga sebagai pembanding dalam analisis senyawa aroma yang mengandung belerang.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini relevan bagi kelompok riset kimia heterosiklik, laboratorium flavor dan fragrance, serta peneliti pangan yang mengkaji senyawa aroma hasil reaksi Maillard. Kemasan 5 g dan 25 g sesuai untuk pekerjaan analitik maupun sintesis skala riset. Karena senyawa belerang heterosiklik dapat berbau tajam dan mudah terbakar, pemakaian di lemari asam sangat dianjurkan. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini bagi pelanggan laboratorium.

  • Standar analisis senyawa aroma: tiazol beralkil sering menjadi target analisis dalam kimia flavor, sehingga bahan ini bermanfaat sebagai pembanding retensi dan spektrum massa pada kromatografi gas.
  • Sintesis heterosiklik tersubstitusi: cincin tiazol dengan gugus metil dapat difungsionalisasi lebih lanjut, sehingga bahan ini menjadi titik awal untuk menyusun turunan tiazol baru dalam penelitian sintesis.
  • Studi ligan dan koordinasi: atom nitrogen pada cincin tiazol dapat berikatan dengan pusat logam, sehingga senyawa ini cocok untuk percobaan pembentukan kompleks koordinasi sederhana.
  • Penelitian kimia pangan: tiazol beralkil terkait dengan senyawa aroma yang terbentuk pada pemanasan bahan pangan, sehingga bahan ini membantu memastikan identitas komponen volatil dalam sampel.
  • Pengembangan formula aroma pada skala riset: peneliti dapat memakainya untuk menelaah kontribusi struktur tiazol terhadap profil aroma dalam percobaan laboratorium yang terkontrol.

Merek TCI (kode produk T1068)
Nomor CAS 13623-11-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik lihat label dan SDS produsen
Penyimpanan ikuti anjuran label dan SDS produsen

Simpan 2,4,5-Trimethylthiazole dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari api terbuka, panas, serta pengoksidasi kuat dan asam kuat. Senyawa heterosiklik berbelerang dapat berbau menyengat dan mudah terbakar, jadi gunakan di dalam lemari asam dan hindari sumber penyulut. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit dan mata. Tutup wadah segera setelah dipakai agar bau dan kontaminasi tidak menyebar di ruangan. Rujuk SDS produsen, dan buang limbah sebagai limbah organik sesuai prosedur laboratorium.

  • Api dkk. (2024). RIFM fragrance ingredient safety assessment, 2,4,5-trimethylthiazole, CAS Registry Number 13623-11-5. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2023.114332
  • Akther dkk. (2003). Methyl CH activation of 2,4,5-trimethylthiazole by a triosmium cluster: X-ray structures of [(μ-H)Os3(CO)10{μ-η2-CH2CNC(CH3)C(CH3)S}] and [(μ-H)2Os3(CO)9{μ3-η2-CHCC(CH3)SC(CH3)CN}]. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(02)01337-2

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.