Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 86610-66-4

4,4',4''-Tris(benzoyloxy)trityl Bromide [Hydroxyl Protecting Agent], CAS 86610-66-4, TCI T1071

4,4',4''-Tris(benzoyloxy)trityl Bromide [Hydroxyl Protecting Agent], CAS 86610-66-4, TCI T1071

Identitas Kimia

No. CAS
86610-66-4
PubChem
CID 3933738·SID 87576870
Rumus molekul
C40H27BrO6
Berat molekul
683.5 g/mol
Kemurnian
>97.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
[4-[bis(4-benzoyloxyphenyl)-bromomethyl]phenyl] benzoate
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(=O)OC2=CC=C(C=C2)C(C3=CC=C(C=C3)OC(=O)C4=CC=CC=C4)(C5=CC=C(C=C5)OC(=O)C6=CC=CC=C6)Br
InChIKey
PKXTVZCJOBWKIG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 5.883.150,00
Harga reguler Rp 4.129.650,00 Harga obral Rp 5.883.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4,4',4''-Tris(benzoyloxy)trityl Bromide dari TCI (kode T1071) adalah turunan tritil bromida dengan tiga gugus benzoiloksi pada cincin aromatiknya. Katalog TCI menempatkannya dalam kategori Chemical Biology, subkategori Nucleic Acid Chemistry, dengan keterangan sebagai pelindung gugus hidroksil. Dalam sintesis oligonukleotida dan kimia nukleosida, pelindung berbasis tritil sudah lama dipakai untuk menutup gugus hidroksil sementara agar reaksi dapat diarahkan ke gugus lain pada molekul.

Pelindung tritil bekerja dengan membentuk eter bersama gugus hidroksil, terutama gugus hidroksil primer, dan kemudian dapat dilepas pada kondisi asam yang ringan. Substituen benzoiloksi pada ketiga cincin fenil menyesuaikan sifat elektronik dan karakteristik pelindung dibandingkan tritil biasa, sehingga memengaruhi kemudahan pemasangan dan pelepasannya. Karena tritil bromida pada dasarnya reaktif terhadap air dan nukleofil, reagen ini diperlakukan sebagai pereaksi yang peka kelembapan dan perlu dipakai dalam pelarut kering.

Di laboratorium Indonesia, produk ini relevan bagi kelompok riset kimia nukleosida, kimia bioorganik, dan pengembangan sintesis oligonukleotida yang memerlukan strategi perlindungan gugus hidroksil. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan sesuai skala percobaan. Karena merupakan reagen khusus untuk riset lanjutan, pemakaiannya paling cocok bagi peneliti yang telah terbiasa dengan teknik kerja anhidrat. AMI Scientific menyediakan produk bermerek TCI ini bagi pelanggan riset.

Brosur TCI (PDF)

  • Perlindungan gugus hidroksil nukleosida: reagen ini membentuk eter tritil pada gugus hidroksil, sehingga gugus lain pada nukleosida dapat dimodifikasi tanpa gangguan reaksi samping yang tidak diinginkan.
  • Sintesis oligonukleotida: strategi perlindungan berbasis tritil menjadi dasar banyak rangkaian sintesis asam nukleat, sehingga reagen ini sesuai bagi peneliti yang mengembangkan atau memodifikasi urutan perlindungan.
  • Kimia karbohidrat dan poliol: sifat tritil yang lebih selektif untuk hidroksil primer berguna dalam membedakan gugus hidroksil pada gula dan poliol selama sintesis bertahap.
  • Studi pelepasan pelindung: pelepasan pelindung dalam kondisi asam ringan memungkinkan peneliti membandingkan laju deproteksi antar turunan tritil dan memilih pelindung yang paling sesuai.
  • Penelitian kimia bioorganik: pelindung ini mendukung pembuatan perantara bermodifikasi untuk mempelajari asam nukleat, sehingga relevan bagi riset di batas antara kimia dan biologi molekuler.

Merek TCI (kode produk T1071)
Nomor CAS 86610-66-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik —
Penyimpanan ikuti anjuran label dan SDS produsen
  • Fungsi: pelindung gugus hidroksil (hydroxyl protecting agent)

Tritil bromida peka terhadap kelembapan, jadi simpan reagen ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, bila perlu di dalam desikator, dan jauhkan dari air, alkohol, serta basa. Buka wadah hanya sesaat dan sebaiknya setelah mencapai suhu ruang agar tidak terjadi kondensasi uap air. Gunakan pelarut kering dan peralatan yang telah dikeringkan. Kerjakan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena reaksi dengan air dapat menghasilkan asam bromida yang bersifat iritan. Rujuk SDS produsen, dan buang limbah sebagai limbah organik terhalogenasi.

  • Shi dkk. (2006). Crystal structure of 1-[2,4,6-tris(benzoyloxy)phenyl]ethanone, C29H20O7. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2006.0028
  • Shi dkk. (2006). Crystal structure of 1-[2,4,6-tris(benzoyloxy)phenyl]ethanone, C29H20O7. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2006.221.14.176

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.