Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 5394-63-8

2,2,6-Trimethyl-1,3-dioxin-4-one, CAS 5394-63-8, TCI T1099

2,2,6-Trimethyl-1,3-dioxin-4-one, CAS 5394-63-8, TCI T1099

Identitas Kimia

No. CAS
5394-63-8
PubChem
CID 79368·SID 87576893
Rumus molekul
C7H10O3
Berat molekul
142.15 g/mol
Kemurnian
>95.0%(NMR)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,2,6-trimethyl-1,3-dioxin-4-one
SMILES
CC1=CC(=O)OC(O1)(C)C
InChIKey
XFRBXZCBOYNMJP-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Rp 683.550,00 Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T1099 adalah 2,2,6-Trimethyl-1,3-dioxin-4-one dengan nomor CAS 5394-63-8, senyawa heterosiklik enam anggota yang dalam katalog TCI dikelompokkan sebagai building block non-heterosiklik. Di kalangan kimiawan organik, senyawa ini dikenal sebagai prekursor diketena yang lebih mudah ditangani. Bila dipanaskan, strukturnya dapat melepaskan aseton dan menghasilkan intermediat asetilketena yang sangat reaktif, yang kemudian dapat ditangkap oleh nukleofil seperti alkohol atau amina untuk membentuk turunan asetoasetat.

Alasan reagen ini dipilih adalah kemudahan pemakaiannya dibanding diketena murni, yang lebih sulit ditangani. Sebagai cairan, reagen ini dapat diukur volumenya sehingga pengambilan sampel menjadi praktis, dan kemasannya tersedia dalam satuan mililiter, yaitu 25 mL dan 500 mL. Reaktivitas yang terkontrol oleh suhu memungkinkan peneliti mengatur kapan intermediat reaktif terbentuk, sehingga reaksi asetoasetilasi dapat dirancang secara lebih terarah dalam sintesis bertahap.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, reagen ini relevan bagi kelompok sintesis organik yang membuat senyawa karbonil beta, ester asetoasetat, serta bahan awal bagi heterosiklik dan produk alam. Dua pilihan kemasan memberi fleksibilitas dari uji coba rute baru hingga sintesis berulang dalam jumlah lebih besar. Karena reagen ini dipakai pada reaksi bersuhu tinggi dan bersifat reaktif, perencanaan percobaan, ventilasi, dan penyimpanan yang tepat perlu diperhatikan.

  • Asetoasetilasi alkohol: pemanasan reagen ini menghasilkan asetilketena yang bereaksi dengan alkohol sehingga terbentuk ester asetoasetat, bahan awal yang sangat berguna dalam sintesis organik.
  • Pembentukan asetoasetamida: intermediat reaktif yang dihasilkan dapat ditangkap oleh amina, memberi amida beta-ketokarbonil yang dipakai sebagai bahan awal pada pembuatan senyawa heterosiklik.
  • Sintesis produk alam dan senyawa bioaktif: unit asetoasetat yang dipasang lewat reagen ini sering menjadi potongan penting dalam rute menuju poliketida dan molekul kompleks lainnya.
  • Reaksi siklisasi dan anulasi: peneliti dapat memanfaatkan turunan beta-ketokarbonil dari reagen ini untuk membangun cincin baru melalui kondensasi lanjutan dengan pereaksi yang sesuai.
  • Pengembangan metodologi sintesis: karena menghasilkan intermediat reaktif secara terkontrol suhu, reagen ini cocok untuk mempelajari kondisi, pelarut, dan katalis yang memengaruhi reaktivitas asetilketena.

Merek TCI
Nomor CAS 5394-63-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL, 500 mL
Bentuk fisik cairan (dijual per satuan volume), rincian mengikuti lembar data pabrikan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi, jauhkan dari panas dan api

Simpan botol tertutup rapat di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, dan oksidator kuat. Ikuti anjuran suhu penyimpanan pada label pabrikan, termasuk bila disarankan penyimpanan dingin. Karena reagen ini dipakai pada suhu tinggi dan melepaskan intermediat reaktif, lakukan reaksi di lemari asam dengan peralatan gelas yang sesuai dan jangan memanaskan sistem tertutup tanpa jalur pelepas tekanan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Baca lembar data keselamatan pabrikan, beri label pada wadah pindahan, dan buang limbah organik sesuai prosedur.

—