Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1667-01-2

2',4',6'-Trimethylacetophenone, CAS 1667-01-2, TCI T1117

2',4',6'-Trimethylacetophenone, CAS 1667-01-2, TCI T1117

Identitas Kimia

No. CAS
1667-01-2
PubChem
CID 15461·SID 87576908
Rumus molekul
C11H14O
Berat molekul
162.23 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-(2,4,6-trimethylphenyl)ethanone
SMILES
CC1=CC(=C(C(=C1)C)C(=O)C)C
InChIKey
XWCIICLTKWRWCI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 795.900,00
Harga reguler Rp 556.500,00 Harga obral Rp 795.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T1117 adalah 2',4',6'-Trimethylacetophenone dengan nomor CAS 1667-01-2, sebuah keton aromatik yang dikenal juga sebagai mesitil metil keton. Cincin benzenanya membawa tiga gugus metil pada posisi 2, 4, dan 6 sementara gugus asetil terikat di antara dua gugus metil orto. Dalam katalog TCI, bahan ini termasuk Non-Heterocyclic Building Blocks. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal sintesis organik dan sebagai substrat untuk mempelajari reaktivitas keton yang terhalang secara sterik.

Ciri khas yang membuatnya menarik adalah halangan sterik di sekitar gugus karbonil. Dua gugus metil orto memaksa gugus asetil keluar dari bidang cincin, sehingga konjugasi dengan cincin berkurang dan reaktivitas karbonil berbeda dibandingkan asetofenon biasa. Sifat ini berguna bagi peneliti yang ingin mengkaji efek sterik pada adisi nukleofilik, pembentukan enolat, atau reaksi kondensasi. Gugus metil pada α-karbon juga dapat dienolisasi untuk membentuk ikatan karbon–karbon, misalnya pada kondensasi aldol. Karena itu senyawa ini kerap dipilih sebagai model dalam penelitian mekanisme.

Kemasan tersedia dalam satuan volume, yaitu 5 mL dan 25 mL, sesuai dengan bentuknya yang ditangani sebagai cairan di laboratorium menurut label produsen. Di Indonesia, bahan ini relevan bagi kelompok riset kimia organik, laboratorium fotokimia, dan praktikum lanjutan yang membahas efek sterik. AMI Scientific dapat membantu pengadaan bersama pelarut, basa, dan reagen pendukung yang Anda perlukan untuk percobaan tersebut.

  • Studi efek sterik pada reaksi karbonil: halangan dua gugus metil orto membuat keton ini menjadi model yang baik untuk membandingkan reaktivitas adisi nukleofilik dengan asetofenon tak terhalang.
  • Pembentukan enolat dan reaksi aldol: gugus metil pada karbon alfa dapat dienolisasi, sehingga bahan ini berguna untuk membuat kalkon atau produk kondensasi bagi studi selektivitas.
  • Penelitian fotokimia keton aromatik: keton terhalang sering dipelajari dalam reaksi yang dipicu cahaya, dan bahan ini menyediakan substrat dengan lingkungan sterik yang jelas dan terkendali.
  • Sintesis senyawa antara bermesitil: unit mesitil menjadi gugus pelindung sterik pada ligan dan katalis, sehingga keton ini dapat menjadi titik awal pembuatan prekursor tersebut.
  • Pengajaran praktikum mekanisme reaksi organik: perbandingan dengan keton aromatik lain memperlihatkan secara nyata bagaimana struktur mempengaruhi laju dan hasil reaksi.

Merek TCI (kode produk T1117)
Nomor CAS 1667-01-2
Rumus molekul —
Kemurnian sesuai keterangan pada label dan lembar data produsen
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 mL dan 25 mL
Bentuk fisik —
Penyimpanan ikuti anjuran pada label kemasan dan SDS

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, nyala api, dan oksidator kuat. Ikuti suhu penyimpanan pada label dan SDS. Karena kemasannya berbasis volume, gunakan pipet atau syringe yang bersih dan kering saat memindahkan bahan, dan hindari memasukkan kembali sisa bahan ke wadah asli. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pelindung, serta bekerja di lemari asam untuk menghindari uap yang terhirup. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Tutup kemasan rapat setelah pemakaian, simpan tegak, dan buang limbah organik sesuai prosedur pengelolaan limbah pelarut di institusi Anda.

  • Baillie dkk. (2006). Synthesis of Mixed Alkali-Metal−Zinc Enolate Complexes Derived from 2,4,6-Trimethylacetophenone: New Inverse Crown Structures. Organometallics doi:10.1021/om060878k
  • Hevia dkk. (2006). Synthesis and Characterization of New Mixed-Metal Sodium−Magnesium Enolates Derived from 2,4,6-Trimethylacetophenone. Organometallics doi:10.1021/om051076c
  • Armstrong dkk. (2008). Metalation of 2,4,6-Trimethylacetophenone Using Organozinc Reagents: The Role of the Base in Determining Composition and Structure of the Developing Enolate. Organometallics doi:10.1021/om800658s

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.