Koleksi: Scintillators

Scintillators — berisi senyawa aromatik terkonjugasi seperti antrasena, oksazol, dan oksadiazol yang memancarkan foton ketika berinteraksi dengan radiasi pengion, menjadikannya komponen kunci dalam sistem deteksi sintilasi.

Scintillators digunakan dalam spektrometri sintilasi cair dan sintilator padat untuk mendeteksi dan mengukur radiasi pada penelitian fisika nuklir, kimia radiasi, serta pelacakan radioisotop dalam riset biokimia. Senyawa seperti 2,5-diphenyloxazole dan p-terphenyl berfungsi sebagai solut utama atau sekunder yang mengonversi energi radiasi menjadi cahaya tampak yang kemudian dideteksi oleh tabung foto pengganda dalam instrumen liquid scintillation counter.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI A0495 120-12-7 Anthracene, TCI D0902 92-71-7 2,5-Diphenyloxazole [for scintillation spectrometry], TCI T3263 92-94-4 p-Terphenyl (purified by sublimation), TCI N0068 846-63-9 2-(1-Naphthyl)-5-phenyloxazole [for scintillation spectrometry], TCI B1767 15082-28-7 2-(4-tert-Butylphenyl)-5-(4-biphenylyl)-1,3,4-oxadiazole, TCI S0090 103-30-0 trans-Stilbene, TCI B1024 13280-61-0 1,4-Bis(2-methylstyryl)benzene [Solute for Liquid Scintillation Counting], TCI T0020 92-94-4 p-Terphenyl.

Perhatikan tingkat kemurnian, misalnya hasil pemurnian melalui sublimasi, serta peran senyawa sebagai solut primer atau sekunder dalam sistem koktail sintilasi, karena keduanya memengaruhi efisiensi dan spektrum emisi deteksi. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Reagen Analitik & Kromatografi, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Reagen Analitik & Kromatografi. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

11 produk