Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 846-63-9

2-(1-Naphthyl)-5-phenyloxazole [for scintillation spectrometry] TCI N0068

2-(1-Naphthyl)-5-phenyloxazole [for scintillation spectrometry] TCI N0068

Identitas Kimia

No. CAS
846-63-9
PubChem
CID 11196533·SID 87573464
Rumus molekul
C19H13NO
Berat molekul
271.3 g/mol
Kemurnian
>99.0%(HPLC)(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-naphthalen-1-yl-2-phenyl-1,3-oxazole
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=NC=C(O2)C3=CC=CC4=CC=CC=C43
InChIKey
HRQYHEPZYHRWGN-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.908.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.908.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI N0068 2-(1-Naphthyl)-5-phenyloxazole, yang di kalangan peneliti lebih akrab disebut α-NPO, adalah senyawa oksazol aromatik yang diformulasikan khusus untuk keperluan spektrometri sintilasi. Bahan ini berfungsi sebagai sintilator sekunder atau wavelength shifter di dalam koktail sintilasi cair, yaitu komponen yang menangkap energi dari sintilator primer lalu memancarkannya kembali pada panjang gelombang yang lebih cocok dengan sensitivitas tabung pengganda foton. Peranannya sangat penting pada pengukuran radioaktivitas rendah seperti pencacahan isotop tritium dan karbon-14.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah efisiensi transfer energinya yang tinggi serta pergeseran emisi ke daerah panjang gelombang yang lebih panjang dibandingkan sintilator primer konvensional. Struktur oksazol yang terkonjugasi dengan cincin naftil dan fenil menghasilkan sistem elektron terdelokalisasi yang mendukung fluoresensi kuat dengan hasil kuantum baik. Grade khusus untuk spektrometri sintilasi berarti bahan telah dikontrol terhadap pengotor yang dapat menimbulkan quenching, sehingga respons cacahan tetap linear dan stabil. Bentuknya padatan kristalin yang mudah larut dalam pelarut aromatik pembawa koktail sintilasi.

Laboratorium di Indonesia yang bergerak di bidang aplikasi isotop, hidrologi isotop, riset pertanian dengan pelabelan radioisotop, serta laboratorium kedokteran nuklir dan proteksi radiasi merupakan pengguna utama bahan ini. Banyak institusi meracik sendiri koktail sintilasinya untuk menekan ketergantungan pada formulasi siap pakai, dan kemasan 1 gram sudah memadai karena konsentrasi sintilator sekunder di dalam koktail umumnya sangat kecil. Ketersediaan grade khusus ini membantu menjaga mutu hasil pencacahan.

  • Formulasi koktail sintilasi cair, karena senyawa ini bekerja sebagai pemindah panjang gelombang yang menyelaraskan emisi cahaya dengan respons spektral detektor fotomultiplier.
  • Pencacahan tritium dan karbon-14, sebab peningkatan efisiensi emisi sangat menentukan keberhasilan deteksi radiasi beta berenergi rendah pada sampel biologis.
  • Studi metabolisme berlabel radioisotop, di mana sensitivitas pencacahan yang tinggi memungkinkan peneliti melacak jumlah senyawa tertanda yang sangat kecil dalam jaringan.
  • Analisis air dan hidrologi isotop, karena kestabilan sinyal fluoresensi mendukung pengukuran aktivitas rendah pada sampel lingkungan dengan waktu cacah yang panjang.
  • Riset fotofisika dan bahan pemancar cahaya, mengingat sistem terkonjugasinya menjadikan senyawa ini model yang baik untuk mempelajari perilaku fluoresensi molekul aromatik.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 846-63-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Analytical Chemistry > Analytical Reagents > Scintillators
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan kristalin; grade khusus untuk spektrometri sintilasi
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering

Bahan sintilator sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, karena paparan sinar berkepanjangan berpotensi menurunkan performa fluoresensi. Tempatkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari oksidator kuat. Gunakan spatula bersih serta neraca analitik untuk menimbang jumlah kecil, dan tutup kembali botol segera setelah digunakan agar terhindar dari kelembapan udara. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menangani serbuk. Pelarut aromatik yang digunakan untuk melarutkannya bersifat mudah terbakar, sehingga pencampuran koktail sebaiknya dilakukan di lemari asam jauh dari sumber api.

—