Fungsi dan Cara Menggunakan Autoklaf
Fungsi dan Cara Menggunakan Autoklaf
Autoklaf adalah alat sterilisasi yang memakai uap air jenuh bertekanan, umumnya pada suhu 121 °C dan tekanan sekitar 1 bar di atas tekanan udara selama 15–20 menit, untuk membunuh semua mikroorganisme termasuk spora. Autoklaf dipakai untuk mensterilkan media, alat gelas, alat bedah, dan limbah biologis.

Fungsi autoklaf
- Mensterilkan media kultur dan larutan sebelum dipakai.
- Mensterilkan alat gelas, tip, dan alat logam.
- Mendekontaminasi limbah biologis dan kultur bekas sebelum dibuang.
Bagian-bagian autoklaf
- 1Tutup dan pengunci – menahan tekanan; tidak bisa dibuka saat bertekanan
- 2Manometer dan termometer – menunjukkan kondisi di dalam ruang
- 3Katup pengaman – membuang tekanan berlebih
- 4Ruang sterilisasi dan keranjang – tempat beban; air di bagian bawah

Cara menggunakan autoklaf

Periksa air sampai batas
Pastikan air suling (atau air demineral) di dasar ruang mencapai garis batas (1). Air keran meninggalkan kerak yang merusak elemen pemanas.

Longgarkan tutup botol, pasang selotip indikator
Longgarkan tutup botol sekitar seperempat putaran agar uap dan udara bisa keluar (1), dan tempelkan selotip indikator autoklaf (2). Jangan memenuhi keranjang terlalu padat.

Kunci tutup, pilih 121 °C dan waktunya
Tutup dan kunci autoklaf, pilih program atau atur 121 °C dengan waktu sesuai beban (misalnya 15–20 menit untuk volume kecil, lebih lama untuk volume besar), lalu mulai (1). Waktu sterilisasi dihitung setelah suhu tercapai.

Buka hanya saat tekanan nol dan suhu turun
Tunggu manometer menunjukkan 0 dan suhu di bawah sekitar 80 °C (1). Buka tutup perlahan sambil berdiri di samping, menjauhi uap, dan pakai sarung tangan tahan panas.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengautoklaf botol yang tertutup rapat: botol bisa pecah atau meledak karena tekanan.
- Membuka tutup sebelum tekanan nol atau mengangkat cairan yang masih mendidih: luka bakar uap dan cairan menyembur.
Perawatan dan keselamatan
- Kuras dan ganti air secara berkala, bersihkan ruang dan saringan pembuangan.
- Periksa karet perapat tutup dan katup pengaman sesuai jadwal pabrikan.
SOP penggunaan autoklaf
Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) autoklaf yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.
1Alat pelindung diri
- Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
- Sarung tangan tahan panas yang panjang.
- Kacamata atau pelindung wajah saat membuka dan mengangkat cairan panas.
2Sebelum digunakan
- Hanya pengguna yang sudah dilatih penanggung jawab alat yang boleh mengoperasikan secara mandiri; baca manual pabrikan.
- Air suling di ruang mencapai batas; karet perapat tutup utuh dan bersih.
- Beban tidak berisi bahan mudah terbakar, korosif, radioaktif, atau pemutih; botol tidak tertutup rapat.
- Limbah dimasukkan ke kantong autoklaf yang dibuka sedikit di dalam wadah sekunder tahan panas.
3Prosedur
4Setelah digunakan
- Buka hanya bila tekanan 0 dan suhu sudah turun; biarkan cairan berhenti mendidih sebelum diangkat.
- Periksa perubahan warna selotip indikator dan catat siklus di buku log (tanggal, beban, suhu, waktu, operator).
- Matikan alat, buang air sesuai jadwal, keringkan ruang.
5Verifikasi & kalibrasi
- Gunakan indikator biologis (spora Geobacillus stearothermophilus) secara berkala, mis. bulanan dan setelah perbaikan; hasil harus negatif.
- Kalibrasi sensor suhu dan manometer serta uji katup pengaman sesuai jadwal.
- Servis berkala dan uji keselamatan listrik oleh teknisi sesuai jadwal pabrikan (umumnya setahun sekali).
6Keadaan darurat
- Uap bocor dari tutup atau tekanan melewati batas: matikan pemanas, menjauh, jangan membuka paksa, dan laporkan.
- Luka bakar uap atau cairan panas: dinginkan dengan air mengalir 10–20 menit dan cari pertolongan medis.
- Alat berasap, berbau hangus, atau tersengat listrik: matikan dari stopkontak bila aman, jangan disiram air, gunakan APAR CO₂, laporkan ke penanggung jawab.
Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.
Unduh SOP (PDF A4)Jenis dan ukuran autoklaf
Autoklaf portabel (kompor atau listrik) untuk lab kecil, autoklaf vertikal dan meja untuk lab mikrobiologi, serta autoklaf horizontal besar. Kelas N untuk benda padat tanpa bungkus; kelas B dengan pra-vakum untuk benda berpori, berongga, dan terbungkus; kelas S untuk beban tertentu sesuai pabrikan.
Autoklaf di AMI Scientific
Contoh autoklaf yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.
Autoklaf Portabel Infitek STP-M24Mulai Rp8.437.185
Autoklaf Kelas N Infitek STV-A50IMulai Rp45.291.060AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa suhu dan waktu sterilisasi autoklaf?
Umumnya 121 °C selama 15–20 menit untuk volume kecil. Volume cairan yang besar butuh waktu lebih lama agar seluruh cairan mencapai 121 °C.
Bagaimana memastikan autoklaf benar-benar steril?
Selotip indikator hanya menunjukkan beban terkena panas. Untuk membuktikan sterilisasi dipakai indikator biologis berisi spora Geobacillus stearothermophilus secara berkala.
Alat terkait
Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.
Butuh autoklaf untuk laboratorium Anda?
AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Tersedia di AMI Scientific
Autoklaf Portabel Infitek STP-M24
Mulai Rp8.437.185