Fungsi dan Cara Menggunakan Inkubator Laboratorium

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan Inkubator Laboratorium

Inkubator laboratorium adalah lemari bersuhu stabil yang menyediakan kondisi tumbuh untuk mikroorganisme atau sel, misalnya 37 °C untuk bakteri patogen manusia. Inkubator BOD dilengkapi pendingin sehingga bisa di bawah suhu ruang, dan inkubator CO₂ juga mengatur kadar CO₂ dan kelembapan untuk kultur sel.

Bagian-bagian inkubator

Fungsi inkubator

  • Menumbuhkan bakteri dan jamur pada cawan petri atau tabung.
  • Uji BOD₅ air limbah pada 20 °C selama 5 hari (inkubator BOD).
  • Kultur sel hewan dan manusia pada 37 °C dengan 5% CO₂ (inkubator CO₂).
  • Uji stabilitas produk dan perkecambahan biji pada suhu tetap.

Bagian-bagian inkubator

  1. 1Panel suhu – mengatur dan menampilkan suhu
  2. 2Pintu luar dan pintu kaca dalam – pintu kaca memungkinkan melihat tanpa kehilangan banyak panas
  3. 3Rak – tempat cawan dan tabung
Bagian-bagian inkubator: 1) panel suhu, 2) pintu luar dan pintu kaca dalam, 3) rak.
Bagian-bagian inkubator: 1) panel suhu, 2) pintu luar dan pintu kaca dalam, 3) rak.

Cara menggunakan inkubator

Inkubator Laboratorium – Langkah 1: Atur suhu dan verifikasi dengan termometer
Langkah 1

Atur suhu dan verifikasi dengan termometer

Atur suhu sesuai organisme (mis. 37 °C untuk bakteri patogen manusia, 25–30 °C untuk jamur) (1). Bandingkan dengan termometer terkalibrasi yang diletakkan di dalam sebelum memasukkan sampel.

Inkubator Laboratorium – Langkah 2: Susun cawan terbalik, beri ruang
Langkah 2

Susun cawan terbalik, beri ruang

Letakkan cawan petri dalam posisi terbalik dengan tumpukan pendek (1), dan sisakan ruang di antara tumpukan dan dinding agar udara hangat beredar merata.

Inkubator Laboratorium – Langkah 3: Buka pintu seperlunya
Langkah 3

Buka pintu seperlunya

Lihat sampel melalui pintu kaca dalam bila bisa. Setiap kali pintu dibuka, suhu (dan CO₂ pada inkubator CO₂) turun dan butuh waktu untuk pulih (1).

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memenuhi inkubator sampai rapat ke dinding: suhu tidak merata.
  • Hanya mengandalkan angka di layar tanpa termometer pembanding: penyimpangan suhu tidak terdeteksi.

Perawatan dan keselamatan

  • Bersihkan rak dan dinding dengan disinfektan yang sesuai (mis. etanol 70%) secara berkala dan segera setelah ada tumpahan.
  • Inkubator CO₂: isi wadah air dengan air suling steril dan ganti secara berkala agar tidak berjamur.

SOP penggunaan inkubator

Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) inkubator yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.

1Alat pelindung diri

  • Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
  • Sarung tangan nitril saat menangani kultur.

2Sebelum digunakan

  • Suhu (dan CO₂ bila ada) sudah stabil di nilai yang diinginkan dan sesuai termometer pembanding.
  • Rak dan ruang bersih dari tumpahan.
  • Setiap sampel diberi label nama, tanggal, dan suhu.

4Setelah digunakan

  • Keluarkan kultur yang sudah selesai; kultur bekas diautoklaf sebelum dibuang.
  • Catat suhu harian di lembar pemantauan.

5Verifikasi & kalibrasi

  • Catat suhu harian dari termometer pembanding terkalibrasi; telusuri bila menyimpang lebih dari batas yang ditetapkan lab (mis. ±1 °C).
  • Pemetaan suhu dan kalibrasi oleh laboratorium terakreditasi secara berkala.
  • Servis berkala dan uji keselamatan listrik oleh teknisi sesuai jadwal pabrikan (umumnya setahun sekali).

6Keadaan darurat

  • Tumpahan kultur di dalam inkubator: dekontaminasi dengan disinfektan yang sesuai, biarkan sesuai waktu kontak, buang tisu sebagai limbah infeksius.
  • Alarm suhu: periksa pintu dan listrik, pindahkan sampel penting ke inkubator cadangan, dan laporkan.
  • Alat berasap, berbau hangus, atau tersengat listrik: matikan dari stopkontak bila aman, jangan disiram air, gunakan APAR CO₂, laporkan ke penanggung jawab.

Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.

Unduh SOP (PDF A4)

Jenis dan ukuran inkubator

Inkubator pemanas (di atas suhu ruang), inkubator BOD atau berpendingin (sekitar 5–60 °C), inkubator CO₂ untuk kultur sel, inkubator goyang (shaker) untuk kultur cair, serta mini inkubator atau dry bath untuk tabung.

Inkubator Laboratorium di AMI Scientific

Contoh inkubator yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa suhu inkubator untuk bakteri?

Umumnya 37 °C untuk bakteri patogen manusia dan 30–35 °C untuk banyak bakteri lingkungan; jamur biasanya 25–30 °C.

Apa itu inkubator BOD?

Inkubator berpendingin yang bisa menjaga suhu di bawah suhu ruang, dinamai dari uji Biochemical Oxygen Demand pada 20 °C.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh inkubator untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.