Fungsi dan Cara Menggunakan pH Meter

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan pH Meter

pH meter adalah alat elektronik yang mengukur keasaman atau kebasaan larutan (pH 0–14) dari beda potensial antara elektroda kaca dan elektroda pembanding. pH meter harus dikalibrasi dengan larutan buffer standar sebelum dipakai, dan elektrodanya disimpan basah dalam larutan penyimpan.

Bagian-bagian pH meter

Fungsi pH meter

  • Mengukur pH larutan, air, dan air limbah.
  • Mengatur pH buffer dan media saat pembuatan.
  • Memantau titrasi potensiometri.
  • Kontrol mutu makanan, minuman, kosmetik, dan obat.

Bagian-bagian pH meter

  1. 1Layar dan tombol – menampilkan pH, suhu, dan status kalibrasi
  2. 2Elektroda pH – ujung bola kaca tipis yang peka terhadap ion H⁺
  3. 3Lengan penyangga – memegang elektroda di atas gelas kimia
  4. 4Probe suhu (ATC) – mengoreksi pengaruh suhu secara otomatis
Bagian-bagian pH meter: 1) layar dan tombol, 2) elektroda ph, 3) lengan penyangga, 4) probe suhu (atc).
Bagian-bagian pH meter: 1) layar dan tombol, 2) elektroda ph, 3) lengan penyangga, 4) probe suhu (atc).

Cara menggunakan pH meter

pH Meter – Langkah 1: Kalibrasi dengan buffer standar
Langkah 1

Kalibrasi dengan buffer standar

Kalibrasi setiap hari pemakaian dengan minimal dua buffer, dimulai dari pH 7 (1), lalu pH 4 atau 10 (2) sesuai rentang sampel. Buffer dan sampel sebaiknya bersuhu sama.

pH Meter – Langkah 2: Bilas dan tepuk kering, jangan digosok
Langkah 2

Bilas dan tepuk kering, jangan digosok

Bilas elektroda dengan air suling dari botol semprot di antara setiap larutan (1), lalu tepuk perlahan dengan tisu. Menggosok bola kaca menimbulkan muatan statis dan merusak permukaannya.

pH Meter – Langkah 3: Celupkan, aduk perlahan, tunggu stabil
Langkah 3

Celupkan, aduk perlahan, tunggu stabil

Celupkan elektroda sampai bola kaca dan sambungan pembanding terendam (1), aduk perlahan atau gunakan pengaduk magnet, lalu catat pH setelah tanda stabil muncul.

pH Meter – Langkah 4: Simpan elektroda dalam larutan penyimpan
Langkah 4

Simpan elektroda dalam larutan penyimpan

Setelah selesai, bilas dan pasang tutup elektroda berisi larutan penyimpan (biasanya KCl 3 M) (1). Jangan menyimpan elektroda kering atau di air suling.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengukur tanpa kalibrasi atau dengan buffer kedaluwarsa: hasil pH bergeser.
  • Menyimpan elektroda di air suling atau membiarkannya kering: respons melambat dan elektroda cepat rusak.

Perawatan dan keselamatan

  • Jangan menuang buffer bekas kembali ke botolnya; ganti buffer kalibrasi secara rutin.
  • Elektroda yang bisa diisi ulang: jaga tinggi elektrolit dan buka lubang isi saat mengukur.

SOP penggunaan pH meter

Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) pH meter yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.

1Alat pelindung diri

  • Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
  • Kacamata pengaman; goggles bila ada risiko percikan bahan korosif.
  • Sarung tangan nitril yang sesuai dengan bahan kimia yang ditangani; sarung tangan tahan panas untuk alat yang panas.

2Sebelum digunakan

  • Buffer kalibrasi belum kedaluwarsa, bersih, dan bersuhu sama dengan sampel.
  • Elektroda tidak retak, bola kaca basah, dan larutan elektrolit cukup (elektroda isi ulang).
  • Probe suhu (ATC) terpasang atau suhu sampel dimasukkan manual.

4Setelah digunakan

  • Bilas elektroda dengan air suling dan pasang tutup berisi larutan penyimpan KCl 3 M.
  • Tutup lubang isi elektrolit, matikan alat, buang buffer bekas.
  • Catat hasil kalibrasi (slope dan offset) di buku log.

5Verifikasi & kalibrasi

  • Kalibrasi setiap hari pemakaian; slope yang dapat diterima umumnya 95–105% dan offset dekat 0 mV.
  • Ukur buffer ketiga sebagai pemeriksaan; ganti atau bersihkan elektroda bila slope rendah atau respons lambat.

6Keadaan darurat

  • Elektroda pecah: kumpulkan pecahan kaca dengan penjepit; bila terkena elektrolit, bilas kulit dengan air.
  • Tumpahan bahan kimia: beri tahu orang di sekitar, amankan area, dan tangani dengan spill kit sesuai MSDS.
  • Bahan kimia mengenai kulit atau mata: bilas dengan air mengalir minimal 15 menit (eyewash atau safety shower), lalu laporkan ke penanggung jawab lab.

Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.

Unduh SOP (PDF A4)

Jenis dan ukuran pH meter

pH meter meja (benchtop) untuk laboratorium, pH meter portabel untuk lapangan, dan pH meter saku untuk pemeriksaan cepat. Elektroda kombinasi kaca paling umum; ada juga elektroda tusuk untuk makanan padat dan elektroda khusus untuk sampel berprotein atau bersuhu tinggi.

pH Meter di AMI Scientific

Contoh pH meter yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara kalibrasi pH meter?

Bilas elektroda, celupkan ke buffer pH 7 dan simpan nilainya, bilas lagi, lalu ulangi dengan buffer pH 4 atau 10. Slope yang baik biasanya 95–105%.

Mengapa elektroda pH tidak boleh disimpan di air suling?

Air suling menarik ion dari lapisan gel bola kaca dan dari elektrolit pembanding, sehingga elektroda menjadi lambat dan tidak stabil.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh pH meter untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.