Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 114-83-0

1-Acetyl-2-phenylhydrazine, CAS 114-83-0, TCI A0107

1-Acetyl-2-phenylhydrazine, CAS 114-83-0, TCI A0107

Identitas Kimia

No. CAS
114-83-0
PubChem
CID 8247·SID 87561802
Rumus molekul
C8H10N2O
Berat molekul
150.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N'-phenylacetohydrazide
SMILES
CC(=O)NNC1=CC=CC=C1
InChIKey
UICBCXONCUFSOI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Rp 887.250,00 Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI A0107 1-Acetyl-2-phenylhydrazine adalah turunan hidrazina yang salah satu nitrogennya membawa gugus asetil dan nitrogen lainnya membawa gugus fenil. Dalam katalog, bahan ini termasuk blok bangunan organik non-heterosiklik. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan awal dan zat antara dalam sintesis organik, khususnya pada kimia yang melibatkan gugus hidrazida dan fenilhidrazina.

Kombinasi gugus asetil dan fenilhidrazina memberi senyawa ini reaktivitas yang berbeda dari fenilhidrazina bebas. Gugus asetil mengurangi kenukleofilan salah satu nitrogen sehingga bahan menjadi lebih mudah ditangani, sekaligus menyediakan pijakan untuk transformasi selanjutnya. Turunan hidrazina juga dapat bersifat pereduksi dan dapat berperan sebagai ligan. Peneliti memilihnya ketika membutuhkan unit aril-hidrazida yang sudah terdefinisi. Karena senyawa kelompok hidrazina perlu diperlakukan dengan hati-hati, bacalah informasi keselamatan produsen.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia organik di perguruan tinggi dan pusat riset yang mengerjakan sintesis senyawa nitrogen. Kemasan 25 g memadai untuk percobaan skala laboratorium, baik untuk optimasi reaksi maupun sintesis bertahap. Pengguna disarankan mencatat nomor lot dan menyimpan bahan dengan rapi, serta memastikan lemari asam dan perlengkapan pelindung tersedia sebelum memulai pekerjaan.

  • Sintesis senyawa nitrogen: unit aril-hidrazida ini dapat menjadi bahan awal bagi transformasi yang menghasilkan senyawa berinti nitrogen, sehingga cocok untuk rancangan sintesis bertahap di laboratorium riset.
  • Pembentukan hidrazon dan turunan terkait: setelah penyesuaian kondisi, gugus hidrazina dapat bereaksi dengan karbonil, sehingga berguna bagi peneliti yang mempelajari kondensasi aldehida dan keton.
  • Studi pelindung gugus pada hidrazina: gugus asetil menurunkan reaktivitas satu nitrogen, sehingga cocok untuk memahami bagaimana substitusi mengubah kenukleofilan dan kestabilan senyawa hidrazina.
  • Penelitian ligan: atom nitrogen dan oksigen pada gugus hidrazida dapat mengikat ion logam, sehingga bahan ini berguna untuk eksplorasi awal pembentukan kompleks koordinasi.
  • Praktikum kimia organik lanjutan: struktur yang memadukan gugus amida dan hidrazina memberi contoh yang jelas untuk membahas reaktivitas, resonansi amida, dan sifat redoks.

Merek TCI
Nomor CAS 114-83-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik —
Penyimpanan ikuti petunjuk pada label dan lembar data keselamatan produk
  • Kode produk: A0107, nama kimia 1-Acetyl-2-phenylhydrazine

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung dan panas. Turunan hidrazina dapat teroksidasi oleh udara, jadi tutup wadah segera setelah penggunaan dan jauhkan dari oksidator kuat. Bahan kelompok ini sebaiknya dianggap berpotensi berbahaya: gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta kerjakan di lemari asam untuk menghindari debu dan uap. Hindari kontak dengan kulit dan mata, dan cuci tangan setelah bekerja. Buang limbah ke wadah limbah berbahaya sesuai aturan institusi, dan baca lembar data keselamatan lengkap sebelum bekerja.

—