Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 17784-47-3

Acridine Hydrochloride TCI A0131

Acridine Hydrochloride TCI A0131

Identitas Kimia

No. CAS
17784-47-3
PubChem
CID 2849400·SID 87561822
Rumus molekul
C13H10ClN
Berat molekul
215.68 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
acridine;hydrochloride
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C=C3C=CC=CC3=N2.Cl
InChIKey
XUESTGHCVFYOLL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.545.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.545.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI A0131 Acridine Hydrochloride adalah bentuk garam hidroklorida dari akridin, senyawa heterosiklik aromatik berinti tiga yang mengandung atom nitrogen. Akridin sendiri dikenal luas dalam kimia pewarna, kimia analisis, dan biologi molekuler. Pada katalog TCI, bahan ini dikelompokkan sebagai heterocyclic building block, sehingga peran utamanya di laboratorium adalah sebagai bahan awal untuk menyusun turunan akridin atau sebagai senyawa acuan dalam kajian sifat optik dan interaksi molekuler.

Bentuk garam hidroklorida umumnya dipilih karena sifat nitrogen heterosiklik yang basa lemah dapat diprotonasi, sehingga perilaku kelarutan dan penanganannya berbeda dari basa bebasnya. Kerangka akridin yang datar dan aromatik memberi kemampuan berinteraksi dengan molekul lain melalui tumpukan pi, dan turunannya dikenal fluoresen. Sifat-sifat inilah yang membuat akridin dan turunannya menarik dalam pengembangan probe, pewarna, serta senyawa yang berinteraksi dengan asam nukleat, sehingga bahan ini relevan bagi peneliti kimia maupun biologi.

Di Indonesia, kemasan 5 g ini cocok untuk laboratorium riset kimia organik, kimia analisis, dan biokimia yang membutuhkan jumlah terukur untuk percobaan penjajakan. Peneliti yang mengembangkan senyawa fluoresen baru, atau mahasiswa yang mengkaji hubungan struktur dan sifat optik senyawa heterosiklik, dapat memanfaatkan bahan ini. Ukuran kemasan yang moderat juga memudahkan pengelolaan stok dan keselamatan di ruang penyimpanan bahan kimia.

  • Bahan awal sintesis turunan akridin: sebagai heterocyclic building block, senyawa ini dapat dimodifikasi menjadi molekul dengan gugus fungsi tambahan untuk keperluan riset kimia medisinal atau pewarna.
  • Kajian fluoresensi senyawa heterosiklik: kerangka akridin yang datar dan aromatik memberi sifat optik yang menarik untuk dipelajari dalam berbagai pelarut dan kondisi pH.
  • Studi interaksi dengan asam nukleat: struktur planar akridin dikenal berpotensi menyisip di antara pasangan basa, sehingga berguna sebagai model dalam kajian interaksi molekul kecil dengan DNA.
  • Referensi dalam kimia analisis: senyawa ini dapat digunakan sebagai pembanding dalam pengembangan metode spektroskopi dan kromatografi untuk senyawa heterosiklik bernitrogen.
  • Bahan ajar kimia heterosiklik: mahasiswa dapat mengamati sifat basa lemah, pembentukan garam, serta efek protonasi terhadap spektrum serapan dan emisi.

Merek TCI (kode produk A0131)
Nomor CAS 17784-47-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik mengikuti keterangan pada label dan lembar data dari produsen
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, lindungi dari cahaya

Simpan Acridine Hydrochloride dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya karena senyawa akridin pada umumnya peka terhadap cahaya. Hindari kelembapan berlebih dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat serta basa kuat. Karena turunan akridin dapat berinteraksi dengan materi biologis, perlakukan bahan ini dengan hati-hati: gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta timbang di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Pelajari lembar data keselamatan dari produsen sebelum bekerja, dan kumpulkan semua limbah sebagai limbah kimia sesuai prosedur laboratorium Anda.

  • Naithani dkk. (2012). Energy transfer in 9 amino acridine hydrochloride hydrate to acriflavin and 9 amino acridine hydrochloride hydrate–acriflavin–rhodamine B-doped PVA films. International Journal of Sustainable Energy doi:10.1080/1478646x.2011.590195
  • Ekilik dkk. (1998). Effect of acridine hydrochloride on the temperature dependence of dissolution of Sn70In alloy. Russian Chemical Bulletin doi:10.1007/bf02494492
  • Sandeep dkk. (2006). Photophysics of 9-amino acridine hydrochloride hydrate single microcrystals. Chemical Physics doi:10.1016/j.chemphys.2006.03.043

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.