Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 2152-56-9

DL-Arabitol, CAS 2152-56-9, TCI A0517

DL-Arabitol, CAS 2152-56-9, TCI A0517

Identitas Kimia

No. CAS
2152-56-9
PubChem
CID 94154·SID 87562127
Rumus molekul
C5H12O5
Berat molekul
152.15 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,4R)-pentane-1,2,3,4,5-pentol
SMILES
C([C@H](C([C@@H](CO)O)O)O)O
InChIKey
HEBKCHPVOIAQTA-QWWZWVQMSA-N
Harga reguler Rp 1.618.050,00
Harga reguler Rp 1.146.600,00 Harga obral Rp 1.618.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

DL-Arabitol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam studi tentang glikosains. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan sebagai substrat atau penghambat dalam reaksi enzimatik tertentu. Dalam laboratorium, DL-Arabitol sering digunakan untuk menguji aktivitas enzim, terutama dalam penelitian terkait metabolisme karbohidrat dan interaksi molekuler. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.

DL-Arabitol memiliki sifat kimia yang netral dan tidak beracun, sehingga aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, DL-Arabitol memiliki daya tahan yang baik dan tidak mudah terkontaminasi, menjadikannya bahan yang andal untuk eksperimen jangka panjang.

Di laboratorium Indonesia, DL-Arabitol digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi, terutama dalam studi tentang efek senyawa pada sistem metabolisme tubuh. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan obat dan penelitian tentang interaksi molekuler, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai enzim dan protein. Ketersediaannya yang luas dan kestabilannya menjadikannya pilihan yang relevan bagi peneliti lokal.

  • Dalam penelitian enzim, DL-Arabitol digunakan sebagai substrat untuk menguji aktivitas enzim tertentu.
  • Bahan ini cocok untuk studi metabolisme karbohidrat karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan enzim metabolisme.
  • DL-Arabitol sering digunakan dalam analisis komponen kimia dalam sampel biologis.
  • Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan obat sebagai penghambat enzim tertentu.
  • DL-Arabitol dapat digunakan dalam penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis.

Merek TCI
Nomor CAS 2152-56-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

DL-Arabitol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di suhu ruangan yang stabil dan terlindung dari cahaya langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganannya relatif aman, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.

  • Wanat dkk. (2022). Rotamers in Crystal Structures of Xylitol, D-Arabitol and L-Arabitol. International Journal of Molecular Sciences doi:10.3390/ijms23073875
  • Iwata dkk. (2023). Isolation of Zygosaccharomyces siamensis kiy1 as a novel arabitol-producing yeast and its arabitol production. AMB Express doi:10.1186/s13568-023-01581-4
  • Wong dkk. (1995). D-arabitol metabolism in Candida albicans: construction and analysis of mutants lacking D-arabitol dehydrogenase. Journal of Bacteriology doi:10.1128/jb.177.11.2971-2976.1995

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.