Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5328-63-2

Methyl beta-D-Arabinopyranoside TCI M1019

Methyl beta-D-Arabinopyranoside TCI M1019

Identitas Kimia

No. CAS
5328-63-2
PubChem
CID 6102754·SID 87572991
Rumus molekul
C6H12O5
Berat molekul
164.16 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3S,4R,5R)-2-methoxyoxane-3,4,5-triol
SMILES
CO[C@H]1[C@H]([C@@H]([C@@H](CO1)O)O)O
InChIKey
ZBDGHWFPLXXWRD-ARQDHWQXSA-N
Harga reguler Rp 1.538.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.538.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1019 Methyl beta-D-Arabinopyranoside adalah glikosida metil dari arabinosa dalam bentuk cincin piranosa dengan konfigurasi anomerik beta, termasuk kategori glikosains dalam kimia biologi. Senyawa ini merupakan karbohidrat sederhana yang posisi anomeriknya telah terkunci sebagai eter metil, sehingga tidak lagi mengalami mutarotasi seperti gula pereduksi bebas. Di laboratorium, perannya adalah sebagai bahan rujukan dan bahan awal terdefinisi dalam kimia karbohidrat, khususnya untuk penelitian yang memerlukan unit gula dengan stereokimia jelas dan pusat anomerik yang stabil selama rangkaian manipulasi gugus fungsi.

Karakteristik yang membuatnya bernilai adalah kestabilan konfigurasi anomeriknya serta ketersediaan gugus hidroksil bebas pada posisi lain yang dapat dibedakan reaktivitasnya. Dengan pusat anomerik terlindung, peneliti dapat melakukan proteksi selektif, asilasi, alkilasi, atau oksidasi pada hidroksil tertentu tanpa khawatir terjadi perubahan bentuk cincin. Kerangka arabinopiranosida juga menjadi model penting untuk mempelajari efek konformasi cincin enam anggota pada gula pentosa, yang perilakunya berbeda dari bentuk furanosa. Kemurnian stereokimia yang terjaga membuatnya sesuai sebagai pembanding pada analisis kromatografi dan spektroskopi resonansi magnetik inti.

Di Indonesia, bahan ini terutama digunakan pada laboratorium riset glikokimia, biokimia, dan mikrobiologi molekuler di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, termasuk kajian dinding sel mikroba yang kaya arabinosa. Kemasan 100 miligram sesuai dengan sifat penelitian karbohidrat yang umumnya berskala kecil dan menuntut ketelitian tinggi. Ukuran ini juga memudahkan pengelolaan anggaran laboratorium yang membutuhkan banyak jenis standar gula sekaligus.

  • Bahan awal sintesis oligosakarida dan glikokonjugat, karena pusat anomeriknya telah terkunci sehingga proteksi selektif gugus hidroksil lain dapat dikerjakan dengan aman.
  • Standar rujukan analisis kromatografi dan spektroskopi karbohidrat, sebab stereokimianya terdefinisi jelas sehingga cocok sebagai pembanding identifikasi puncak maupun sinyal.
  • Kajian substrat dan spesifisitas enzim glikosidase, karena ikatan glikosidik metil merupakan model sederhana untuk menguji pengenalan enzim terhadap konfigurasi gula.
  • Penelitian konformasi cincin piranosa gula pentosa, sebab senyawa ini memberi kerangka stabil untuk mengamati pengaruh substituen terhadap keseimbangan konformasi.
  • Riset dinding sel mikroba dan polisakarida berbasis arabinosa, karena unit arabinosa banyak dijumpai pada struktur polisakarida bakteri dan tumbuhan.

Merek TCI
Nomor CAS 5328-63-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 100 mg
Bentuk fisik padatan atau serbuk
Penyimpanan simpan sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, lindungi dari kelembapan

Karbohidrat terproteksi umumnya bersifat higroskopis, sehingga bahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, bila perlu di dalam desikator. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada isi botol, terutama bila disimpan di lemari pendingin. Mengingat kemasannya kecil dan berharga bagi penelitian, gunakan spatula bersih dan kering serta timbang dengan neraca analitik untuk menghindari kehilangan bahan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari pembentukan debu saat penimbangan.

—