6-Amino-2-mercaptobenzothiazole (AMBT) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Bahan ini sering dijumpai dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks. AMBT memiliki struktur yang terdiri dari cincin benzotiazol yang diperkaya dengan gugus amina dan tiosulfida, sehingga memberikan keunikan dalam reaktivitasnya.
AMBT memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti suhu tinggi atau reaktan kuat. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, reaksi redoks, dan sintesis senyawa heterosiklik. Keberagaman reaktivitasnya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, AMBT sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis dan pengembangan bahan kimia baru.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada cincin benzotiazol untuk modifikasi struktur kimia
- Pembuatan bahan aktif dalam formulasi farmasi dan kosmetik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa sulfur dalam kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan bahan aktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7442-07-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan cahaya |
AMBT harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan cahaya langsung. Sebaiknya disimpan dalam lingkungan dengan suhu rendah untuk mempertahankan stabilitas kimia. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kebocoran atau reaksi tidak terduga.
—






