TCI M0247 2-Mercaptobenzothiazole, yang di kalangan praktisi lazim disingkat MBT, adalah senyawa heterosiklik yang menggabungkan cincin benzena dan cincin tiazol dengan gugus tiol pada posisi kedua. Wujudnya berupa padatan berwarna kuning pucat hingga kuning dengan bau belerang yang khas. Senyawa ini merupakan salah satu bahan paling dikenal dalam kimia karet karena perannya sebagai akselerator vulkanisasi, namun di lingkungan laboratorium cakupannya jauh lebih luas: ia dipakai sebagai blok pembangun heterosiklik, ligan pengikat logam, inhibitor korosi, dan reagen untuk berbagai kajian permukaan serta elektrokimia.
Sifat yang membuatnya sangat berguna adalah kemampuan gugus tiol dan atom nitrogen cincin tiazol bekerja bersama sebagai situs pengikat logam. Kombinasi belerang dan nitrogen menghasilkan pengikatan yang kuat terhadap logam transisi, terutama tembaga dan perak, yang menjelaskan efektivitasnya sebagai inhibitor korosi dan pembentuk lapisan pelindung pada permukaan logam. Gugus tiol juga dapat dideprotonasi menjadi tiolat yang nukleofilik, membuka jalur alkilasi, asilasi, dan pembentukan disulfida. Senyawa ini juga menunjukkan tautomerisme tiol-tion yang menarik secara akademis dan memengaruhi reaktivitasnya. Bentuk padatannya yang stabil pada suhu ruang membuat penyimpanan dan penimbangannya praktis di laboratorium.
Di Indonesia, MBT banyak diperlukan oleh laboratorium industri karet dan ban, pusat penelitian polimer, laboratorium korosi dan proteksi logam, serta kelompok riset kimia organik yang menekuni sintesis heterosiklik belerang. Laboratorium pengujian lingkungan juga memerlukannya sebagai senyawa acuan analitik karena MBT termasuk senyawa yang dipantau dalam kajian pencemaran. Pilihan kemasan 5 g, 25 g, dan 500 g mengakomodasi kebutuhan mulai dari analisis rujukan hingga percobaan formulasi berulang.
- Akselerator vulkanisasi pada riset formulasi karet, karena MBT mempercepat pembentukan ikatan silang belerang sehingga peneliti dapat memperpendek waktu curing dan mengevaluasi sifat mekanis vulkanisat.
- Inhibitor korosi logam tembaga dan paduannya, sebab gugus tiol dan nitrogen tiazol membentuk lapisan pelindung teradsorpsi yang menghambat reaksi anodik pada permukaan logam.
- Ligan pengikat dalam kimia koordinasi, mengingat donor belerang dan nitrogen memungkinkan pembentukan kompleks stabil dengan berbagai ion logam transisi untuk kajian struktur dan reaktivitas.
- Blok pembangun sintesis heterosiklik belerang, karena gugus tiolnya mudah dialkilasi atau diasilasi untuk membangun turunan benzotiazol yang banyak diteliti sifat biologis dan optiknya.
- Senyawa acuan analisis lingkungan dan polimer, sebab MBT termasuk senyawa yang dipantau pada kajian pelindian bahan karet sehingga dibutuhkan standar murni untuk kuantifikasi kromatografi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 149-30-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g, 25 g, dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan berwarna kuning pucat hingga kuning, berbau belerang khas |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya |
MBT dikenal sebagai bahan yang dapat menimbulkan sensitisasi kulit, sehingga kontak langsung harus benar-benar dihindari. Gunakan sarung tangan yang sesuai, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan bila perlu pelindung pernapasan saat menangani serbuknya. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam untuk mencegah debu melayang dan mengurangi paparan bau belerang yang menyengat. Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, terpisah dari oksidator kuat dan asam kuat yang dapat bereaksi dengan gugus tiol. Bersihkan tumpahan secara hati-hati tanpa menyapu kering, cuci tangan setelah bekerja, dan buang limbah sesuai prosedur limbah kimia institusi.
- Gadomsky dkk. (2012). Radical mechanism of the reaction of N-phenyl-1,4-benzoquinone monoimine with 2-mercaptobenzothiazole. Doklady Physical Chemistry doi:10.1134/s0012501612090035
- Tadas dkk. (1998). The solvent extraction of Ir(III) with 2-mercaptobenzothiazole into chloroform. Journal of Radioanalytical and Nuclear Chemistry doi:10.1007/bf02386448
- Whittaker dkk. (2004). Human health risk assessment of 2-mercaptobenzothiazole in drinking water. Toxicology and Industrial Health doi:10.1191/0748233704th199oa
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
