Cinnamyl Acetate adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi kimia dan laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan merupakan salah satu senyawa pembangun dasar yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, Cinnamyl Acetate digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan senyawa dengan struktur kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini sering dipilih dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas terkendali.
Cinnamyl Acetate memiliki aroma khas yang mirip dengan aroma kayu manis, sehingga sering digunakan dalam aplikasi yang melibatkan aroma atau rasa. Sifatnya yang tidak mudah terurai membuatnya cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kestabilan kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pemisahan dalam reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, Cinnamyl Acetate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa aromatik dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali. Karena ketersediaannya yang cukup dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 2
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 8
Produk TCI terkait
- (E)-Cinnamyl Alcohol, CAS 4407-36-7, TCI C0362
- Methyl Caffeate, CAS 67667-67-8, TCI M2519
- Asam Trans-ferulat – trans-Ferulic Acid, CAS 537-98-4, TCI H0267
- 3,5-Dimethoxy-4-hydroxycinnamic Acid, CAS 530-59-6, TCI D1765
- trans-m-Coumaric Acid, CAS 14755-02-3, TCI C0655
- trans-o-Coumaric Acid, CAS 614-60-8, TCI C0394
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia baru
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi kimia tertentu
- Pembuatan bahan baku untuk produksi aroma dan rasa dalam industri makanan
- Penelitian tentang sifat kimia dan stabilitas senyawa kompleks
- Penggunaan dalam analisis kuantitatif senyawa dengan teknik kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 103-54-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Cinnamyl Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti gelas atau plastik yang tidak terurai. Dalam penanganan, penting untuk menghindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara bebas. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif, karena dapat memengaruhi sifat kimianya.
- Park dkk. (2025). Thermodynamics phase behavior for the CO2 + cyclohexyl acetate, CO2 + cinnamyl acetate and CO2 + dodecyl acetate mixtures at high pressure. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2025.127818
- Li dkk. (2026). Cinnamyl alcohol acyltransferase PmCAAT1 specifically catalyzes the formation of the characteristic volatile cinnamyl acetate of Prunus mume. Plant Cell Reports doi:10.1007/s00299-026-03992-6
- Yadav dkk. (2012). Lipase catalyzed synthesis of cinnamyl acetate via transesterification in non-aqueous medium. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2011.12.008
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







