Methyl Caffeate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan studi struktur molekuler. Bahan ini memiliki struktur kimia yang menarik karena merupakan turunan dari asam kafeat, yang merupakan salah satu senyawa fenolik yang dikenal dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, Methyl Caffeate sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti antioksidan atau senyawa yang berpotensi sebagai obat.
Karakteristik utama Methyl Caffeate adalah stabilitas kimianya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam berbagai eksperimen. Karena sifat tersebut, Methyl Caffeate menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan kimia yang mudah diatur dan stabil dalam kondisi laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Methyl Caffeate digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan biokimia. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian tentang senyawa alami dan sintetik yang memiliki aktivitas biologis, serta dalam pengembangan produk kosmetik dan makanan. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya lebih mudah diakses oleh para peneliti dan institusi pendidikan di Indonesia.
- Sintesis senyawa antioksidan untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa biokimia untuk studi aktivitas enzimatik
- Pengembangan bahan aktif dalam produk kosmetik dan skincare
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur molekuler
- Penelitian tentang senyawa alami dan sintetik dalam bidang farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 67667-67-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Methyl Caffeate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan untuk mempertahankan stabilitas kimianya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Chen dkk. (2020). Butylated methyl caffeate: a novel antioxidant. Grasas y Aceites doi:10.3989/gya.0226191
- Moussouni dkk. (2011). Crude peroxidase from onion solid waste as a tool for organic synthesis. Part II: oxidative dimerization–cyclization of methyl p-coumarate, methyl caffeate and methyl ferulate. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2011.01.004
- Marković dkk. (2025). Antioxidant activity of methyl caffeate: Evidence of proton-coupled electron transfer reaction mechanism. Acta Pharmaceutica doi:10.2478/acph-2025-0031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
