gamma-Oryzanol adalah campuran ester asam ferulat dengan berbagai sterol dan alkohol triterpena, seperti sikloartenol, 24-metilenesikloartanol, kampesterol, dan beta-sitosterol. Campuran ini terutama diperoleh dari minyak dedak padi. Di katalog TCI, bahan ini termasuk kategori Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use, yaitu bahan baku obat alami untuk riset dan eksperimen. Di laboratorium, gamma-oryzanol dipakai sebagai standar analitik, senyawa uji bioaktivitas, dan bahan penelitian nutrasetikal.
Bahan ini dipilih karena memiliki gugus fenolik dari asam ferulat yang memberi aktivitas antioksidan. Bagian sterolnya membuat molekul bersifat lipofilik, sehingga ia larut baik dalam minyak dan pelarut organik. Kombinasi ini menjadikannya objek penelitian untuk efek penurunan kolesterol, antiinflamasi, dan perlindungan kulit dari radikal bebas. Karena merupakan campuran alami, gamma-oryzanol juga menarik untuk pengembangan metode kromatografi yang memisahkan dan mengidentifikasi tiap komponen esternya.
Indonesia adalah salah satu produsen padi terbesar di dunia, dan dedak padinya melimpah. Karena itu, gamma-oryzanol sangat relevan bagi laboratorium teknologi pangan, farmasi, dan gizi di tanah air. Peneliti dapat memakainya sebagai standar untuk mengukur kadar oryzanol pada minyak dedak, varietas beras lokal seperti beras merah dan beras hitam, serta produk olahan. Bahan ini juga berguna sebagai pembanding dalam uji aktivitas antioksidan.
- Standar analitik HPLC: dipakai sebagai pembanding untuk menentukan kadar gamma-oryzanol dalam minyak dedak padi, beras pigmen lokal, dan produk pangan fungsional.
- Uji aktivitas antioksidan: gugus fenolik ferulatnya membuat bahan ini sesuai sebagai senyawa pembanding dalam uji DPPH, ABTS, atau penghambatan oksidasi lipid.
- Penelitian nutrasetikal dan metabolisme lipid: berguna sebagai senyawa uji dalam studi in vitro dan in vivo tentang profil kolesterol dan penyerapan lemak.
- Formulasi kosmetik riset: sifatnya yang lipofilik dan antioksidatif menjadikannya bahan kajian untuk sediaan perawatan kulit dan perlindungan terhadap stres oksidatif.
- Validasi metode ekstraksi: digunakan sebagai acuan untuk mengoptimalkan dan membandingkan efisiensi ekstraksi senyawa bioaktif dari dedak padi dengan berbagai pelarut dan teknik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 11042-64-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | serbuk padat (rujuk CoA untuk penampilan) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya |
Simpan gamma-oryzanol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena gugus fenoliknya dapat teroksidasi perlahan bila terpapar udara dan cahaya. Untuk larutan standar, gunakan labu kaca amber dan siapkan secara berkala sesuai kebutuhan analisis. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu saat menimbang. Bahan ini untuk riset, bukan untuk konsumsi. Ikuti SDS untuk pembuangan.
- Ruen-Ngam dkk. (2014). Gamma-Oryzanol Extraction from Upland Rice Bran. International Journal of Bioscience, Biochemistry and Bioinformatics doi:10.7763/ijbbb.2014.v4.350
- SCPM College of pharmacy Gonda dkk. (2022). Review on Anticancerous Activity of Gamma Oryzanol. International Journal Of Pharmaceutical And Bio-Medical Science doi:10.47191/ijpbms/v2-i12-15
- Raghavendra dkk. (2021). Studies on kinetics of isomerization of gamma oryzanol at air-water interface. Thin Solid Films doi:10.1016/j.tsf.2021.138764
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
