Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 520-26-3

Hesperidin TCI H0049

Hesperidin TCI H0049
Harga reguler Rp 1.220.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.220.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0049 Hesperidin adalah glikosida flavanon yang secara alami banyak terdapat pada buah jeruk, terutama pada bagian kulit dan jaringan putih di bawahnya. Secara struktur, senyawa ini merupakan gabungan aglikon hesperetin dengan gula rutinosa, sehingga tergolong senyawa glikosains bahan alam. Di laboratorium, hesperidin dipakai sebagai bahan uji pada penelitian antioksidan, senyawa pembanding pada analisis kandungan flavonoid, serta bahan baku penelitian formulasi pangan fungsional dan sediaan farmasi. Ketersediaannya dalam bentuk murni memungkinkan peneliti bekerja dengan satu senyawa yang identitasnya jelas.

Sifat yang menjadikannya menarik adalah gugus fenolik pada kerangka flavanon yang memberikan kemampuan meredam radikal bebas, dipadukan dengan bagian gula yang memengaruhi kelarutan dan perilaku penyerapannya. Hesperidin dikenal berbentuk serbuk padat yang kelarutannya terbatas dalam air netral namun meningkat pada kondisi basa atau dalam pelarut seperti dimetilsulfoksida, sebuah karakter yang secara langsung memengaruhi cara peneliti menyiapkan larutan induk. Keberadaan ikatan glikosidik juga membuat senyawa ini menjadi substrat yang menarik untuk kajian enzim pemecah gula. Pilihan kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g memberi keleluasaan dari skala uji kecil hingga penelitian formulasi berulang.

Di Indonesia, hesperidin banyak diminati laboratorium farmasi, teknologi pangan, dan bahan alam, mengingat melimpahnya bahan baku jeruk lokal serta besarnya perhatian pada pemanfaatan limbah kulit jeruk. Peneliti memakainya sebagai pembanding ketika mengevaluasi hasil ekstraksi dari sumber lokal. Laboratorium pengujian mutu suplemen juga membutuhkannya untuk verifikasi kandungan produk.

  • Standar pembanding analisis flavonoid: dipakai untuk membuat kurva kalibrasi dan memastikan identitas puncak hesperidin pada analisis HPLC ekstrak jeruk.
  • Uji aktivitas antioksidan: gugus fenoliknya menjadikannya senyawa acuan pada metode peredaman radikal seperti DPPH maupun uji kapasitas antioksidan lain.
  • Penelitian pangan fungsional: digunakan sebagai bahan aktif model dalam kajian fortifikasi, stabilitas selama pengolahan, dan penerimaan sensoris produk pangan.
  • Kajian enzimatik glikosidase: ikatan glikosidiknya menjadi substrat untuk menelaah kerja enzim yang memecah gula serta menghasilkan aglikon hesperetin.
  • Studi formulasi farmasi: dipakai untuk menguji teknik peningkatan kelarutan seperti dispersi padat, kompleksasi siklodekstrin, maupun sistem pembawa nanopartikel.

Merek TCI
Nomor CAS 520-26-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 25 g, 100 g, 500 g
Bentuk fisik serbuk padat
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung karena senyawa fenolik dapat mengalami perubahan warna maupun penurunan mutu bila terpapar sinar dan udara lembap dalam waktu lama. Gunakan wadah kaca gelap atau kemasan asli produsen, dan tutup kembali segera setelah pengambilan. Ambil bahan dengan spatula kering untuk mencegah kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari terhirupnya serbuk halus saat penimbangan pada area yang bebas aliran udara.

  • Praveen dkk. (2021). Hesperidin mediated synthesis, structure and optical emission analysis on nanocrystalline CuO. Materials Today: Proceedings doi:10.1016/j.matpr.2020.05.237
  • Ikemura dkk. (2012). Preventive Effects of Hesperidin, Glucosyl Hesperidin and Naringin on Hypertension and Cerebral Thrombosis in Stroke‐prone Spontaneously Hypertensive Rats. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.3724
  • Karetová dkk. (2020). Diosmin/hesperidin: a cooperating tandem, or is diosmin crucial and hesperidin an inactive ingredient only?. Vnitřní lékařství doi:10.36290/vnl.2020.016

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.