Neohesperidin adalah sebuah flavonoid yang dikenal sebagai agen penambah rasa dan pengawet alami. Bahan ini sering digunakan dalam bidang kimia dan biokimia untuk studi tentang senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan. Sebagai salah satu derivat dari hesperidin, Neohesperidin memiliki struktur kimia yang kompleks dan memainkan peran penting dalam penelitian tentang senyawa bioaktif. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk menguji sifat fisik dan kimia, serta untuk pengembangan produk farmasi dan makanan.
Neohesperidin memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi. Selain itu, bahan ini tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifat kimianya yang unik, Neohesperidin juga digunakan dalam penelitian tentang efek biologis dan aktivitas farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, Neohesperidin sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, nutrisi, dan biokimia. Bahan ini menjadi alat penting untuk pengembangan produk alami yang memiliki manfaat kesehatan. Dengan adanya akses ke bahan ini, para peneliti dapat menguji berbagai aplikasi industri dan medis yang berpotensi besar.
- Penelitian tentang senyawa bioaktif dalam bidang farmasi dan nutrisi
- Pengujian aktivitas antioksidan dan efek biologis pada sel manusia
- Pengembangan produk alami yang memiliki manfaat kesehatan
- Studi tentang struktur kimia dan sifat fisik senyawa flavonoid
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi suplemen dan makanan fungsional
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13241-33-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Neohesperidin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk menghindari risiko kontaminasi atau penyebaran.
- Hao dkk. (2026). Neohesperidin and neohesperidin dihydrochalcone alleviated benzo[a]pyrene-induced toxicity: By inhibiting the activity of CYP1A1 enzyme. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2026.151035
- Jeong dkk. (2022). Quality Characteristics of Strawberry Jam Added with Neohesperidin Dihydrochalcone. Food Engineering Progress doi:10.13050/foodengprog.2022.26.1.44
- Heo dkk. (2019). Osteogenic and chondrogenic differentiation effect of neohesperidin dihydrochalcones in human adipose‐derived stem cells. The FASEB Journal doi:10.1096/fasebj.2019.33.1_supplement.lb303
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
