Koleksi: Biofilm Inhibitors and Suppressors, etc.

Biofilm Inhibitors and Suppressors, etc. — mencakup senyawa alami dan sintetik seperti asam lemak tak jenuh, aldehida aromatik, dan pigmen polifenol yang dipelajari pengaruhnya terhadap pembentukan lapisan biofilm mikroba.

Biofilm Inhibitors and Suppressors digunakan sebagai bahan uji dalam riset mikrobiologi untuk mengevaluasi pembentukan dan penghambatan biofilm bakteri maupun jamur pada model eksperimen laboratorium. Senyawa seperti trans-Cinnamaldehyde dan kurkumin sering dijadikan senyawa acuan dalam skrining aktivitas anti-biofilm, sementara gula sederhana seperti arabinosa dipakai dalam studi metabolisme mikroba terkait matriks biofilm.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI L0124 60-33-3 Linoleic Acid, TCI C0352 14371-10-9 trans-Cinnamaldehyde, TCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic), TCI C0434 458-37-7 Curcumin (Natural), TCI A0513 10323-20-3 D-(-)-Arabinose, TCI C1078 497-23-4 gamma-Crotonolactone, TCI A0515 5328-37-0 L-(+)-Arabinose, TCI C1329 207121-46-8 D-Cysteine Hydrochloride Monohydrate.

Perhatikan bentuk isomer atau sumber (sintetik maupun alami, misalnya pada kurkumin), kemurnian, serta kondisi penyimpanan yang sesuai untuk senyawa yang mudah teroksidasi. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Microbiology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Microbiology. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

69 produk