Koleksi: Biofilm Research

Biofilm Research — menghimpun gula sederhana, asam lemak, asam organik, dan senyawa turunan naftol serta antimikroba acuan yang berperan dalam kajian pembentukan matriks ekstraseluler dan dinamika komunitas mikroba pada permukaan biotik maupun abiotik. Kumpulan ini mendukung eksplorasi mekanisme adhesi sel serta respons komunitas mikroba terhadap berbagai kondisi lingkungan uji.

Biofilm Research dipakai oleh peneliti mikrobiologi dan bioteknologi untuk menyusun model pembentukan biofilm pada permukaan medis, industri, maupun lingkungan, termasuk kajian jalur quorum sensing yang menyertainya. Senyawa seperti asam amino termodifikasi dan gula langka dimanfaatkan sebagai substrat atau penanda dalam uji pewarnaan dan kuantifikasi massa biofilm, sementara senyawa acuan antimikroba digunakan sebagai pembanding dalam skrining in vitro.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI L0124 60-33-3 Linoleic Acid, TCI C0434 458-37-7 Curcumin (Natural), TCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic), TCI C1078 497-23-4 gamma-Crotonolactone, TCI A0513 10323-20-3 D-(-)-Arabinose, TCI C1329 207121-46-8 D-Cysteine Hydrochloride Monohydrate, TCI A0515 5328-37-0 L-(+)-Arabinose, TCI C2227 86393-32-0 Ciprofloxacin Hydrochloride Monohydrate.

Perhatikan kemurnian dan bentuk kristal/anhidrat-hidrat senyawa, terutama untuk gula dan asam amino stereospesifik (D- atau L-), karena isomer optik memengaruhi hasil uji pada model biofilm. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Microbiology, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Microbiology. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

50 produk