Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 556-02-5

D-Tirosin – D-Tyrosine, CAS 556-02-5, TCI T1141

D-Tirosin – D-Tyrosine, CAS 556-02-5, TCI T1141

Identitas Kimia

Nama lain
H-D-Tyr-OH
No. CAS
556-02-5
PubChem
CID 71098·SID 87576929
Rumus molekul
C9H11NO3
Berat molekul
181.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R)-2-amino-3-(4-hydroxyphenyl)propanoic acid
SMILES
C1=CC(=CC=C1C[C@H](C(=O)O)N)O
InChIKey
OUYCCCASQSFEME-MRVPVSSYSA-N
Harga reguler Rp 875.700,00
Harga reguler Rp 627.900,00 Harga obral Rp 875.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

D-Tyrosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam bidang peptida dan protein. Bahan ini memiliki struktur kimia yang mirip dengan L-Tyrosine, tetapi dengan konfigurasi spasial yang berbeda, sehingga memengaruhi aktivitas biologisnya. Dalam laboratorium, D-Tyrosine sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, pengujian aktivitas enzim, atau penelitian tentang mekanisme reaksi kimia. Karena sifatnya yang khas, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian biokimia dan farmakologi.

D-Tyrosine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Bahan ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam eksperimen. Keistimewaan ini membuat D-Tyrosine menjadi bahan yang mudah dioperasikan dan cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia.

Di laboratorium Indonesia, D-Tyrosine digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia, biologi molekuler, dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan industri farmasi yang sedang mengembangkan produk baru. Karena ketersediaannya yang cukup dan kegunaannya yang beragam, D-Tyrosine menjadi salah satu bahan yang sangat diminati di lingkungan penelitian lokal.

Brosur TCI (PDF)

  • Dalam sintesis peptida, D-Tyrosine digunakan sebagai komponen utama untuk membangun struktur protein atau senyawa biologis lainnya.
  • Bahan ini cocok untuk pengujian aktivitas enzim karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan substrat tertentu.
  • D-Tyrosine sering digunakan dalam penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dan studi tentang kestabilan senyawa.
  • Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan obat baru, terutama dalam studi tentang efek farmakologis dan toksisitas.
  • D-Tyrosine dapat digunakan dalam eksperimen biokimia untuk memahami peran senyawa tertentu dalam proses metabolisme.

Merek TCI
Nomor CAS 556-02-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat dalam bentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung.

D-Tyrosine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan jauh dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terorganisir untuk mengurangi risiko kecelakaan di laboratorium.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.