Farnesol (mixture of isomers), dengan nomor CAS 4602-84-0, adalah senyawa terpenoid yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini merupakan campuran isomer dari farnesol, yang memiliki struktur molekul kompleks dan sifat kimia unik. Farnesol sering ditemukan dalam produk alami seperti minyak atsiri dan merupakan komponen penting dalam sintesis senyawa bioaktif. Dalam laboratorium, farnesol digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen kimia, penelitian tentang aktivitas biologis, dan pengujian kualitas bahan alami.
Farnesol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan yang tepat, farnesol menjadi pilihan yang populer dalam laboratorium. Senyawa ini juga memiliki aroma yang kuat, yang membuatnya berguna dalam analisis aroma dan uji sensori. Karena variasi struktur isomer, farnesol memiliki berbagai aplikasi yang beragam, termasuk dalam bidang farmakologi dan biokimia.
Di Indonesia, farnesol digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang biokimia, farmasi, dan lingkungan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan farnesol dalam eksperimen untuk mengembangkan produk alami, menguji aktivitas antimikroba, dan memahami mekanisme reaksi kimia. Ketersediaan dan kualitas farnesol yang baik membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati di laboratorium-laboratorium lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Efflux Pump Research Reagents 2024-12-24 · hal. 1
- Quorum Sensing Research Reagents 2024-10-17 · hal. 1
- Biofilm Research Reagents 2024-06-21 · hal. 1
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 7
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 6
- Farnesol digunakan dalam sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat alami
- Bahan ini cocok untuk uji aktivitas antimikroba karena sifatnya yang alami dan non-toxis
- Farnesol sering dimanfaatkan dalam analisis aroma untuk studi tentang senyawa volatil
- Bahan ini digunakan dalam penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan
- Farnesol juga diterapkan dalam uji sensori untuk mengevaluasi kualitas produk alami
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4602-84-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk atau cair tergantung pada kemasan) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Farnesol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang volatil, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol. Penggunaan farnesol harus dilakukan dengan memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selalu pastikan area kerja bersih dan aman untuk menghindari risiko kecelakaan.
- Athira dkk. (2018). FARNESOL MIXTURE CALCULI IN A LABRADOR DOG. Indian Journal of Canine Practice doi:10.29005/ijcp.2018.10.2.180-182
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








