Quercetin adalah senyawa flavonoid yang sering digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks dan dikenal karena aktivitas antioksidannya yang kuat. Dalam laboratorium, Quercetin digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen terkait metabolisme senyawa fenolik, studi aktivitas biologis, serta analisis kandungan flavonoid dalam bahan alami. Produk ini sangat relevan dalam penelitian bidang farmakologi, nutrisi, dan biokimia.
Quercetin memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap cahaya dan kelembapan. Karena itu, produk ini harus disimpan dengan hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berikatan dengan protein dan enzim, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam studi interaksi molekuler.
Di laboratorium Indonesia, Quercetin sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan masyarakat, terutama dalam studi tentang efek antioksidan dari bahan alami. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengobatan alternatif.
Brosur TCI (PDF)
- Quorum Sensing Research Reagents 2024-10-17 · hal. 2
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 12
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dari bahan alami
- Studi interaksi Quercetin dengan protein dan enzim dalam sistem biologis
- Analisis kandungan flavonoid dalam tanaman obat tradisional
- Eksperimen terkait efek anti-inflamasi dan antitumor
- Pengembangan obat alami berbasis senyawa flavonoid
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 117-39-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Quercetin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah penurunan kualitas. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Dogan (2022). Assessment of mechanism involved in the apoptotic and anti-cancer activity of Quercetin and Quercetin-loaded chitosan nanoparticles. Medical Oncology doi:10.1007/s12032-022-01820-x
- Fan dkk. (2014). Simultaneous determination of esculetin, quercetin-3-O-β-D-glucuronide, quercetin-3-O-β -D-glucuronopyranside methyl ester and quercetin in effective part of Polygonum Perfoliatum L. using high performace liquid chromatography. Pharmacognosy Magazine doi:10.4103/0973-1296.137379
- Li-Kang Ho (1995). Quercetin 5,4′-dimethyl ether from Rhododendron ellipticum. Phytochemistry doi:10.1016/0031-9422(94)00905-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








