Piceid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam bidang glikosains. Sebagai derivat dari quercetin, piceid memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai molekul biologis. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian untuk mempelajari mekanisme aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan efeknya terhadap metabolisme karbohidrat. Dalam laboratorium, piceid berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu.
Piceid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan oksidasi dan sinar UV. Senyawa ini juga larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga mudah digunakan dalam eksperimen yang membutuhkan pelarutan. Keberadaan piceid dalam bentuk kristal atau serbuk memudahkan proses penimbangan dan penggunaan dalam laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman, piceid menjadi pilihan yang populer dalam penelitian ilmiah.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, piceid digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian untuk eksperimen terkait biokimia, farmakologi, dan nutrisi. Karena kebutuhan akan senyawa alami dengan aktivitas biologis yang baik, piceid sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian yang berfokus pada kesehatan dan penyakit kronis.
- Piceid digunakan dalam penelitian antioksidan untuk menguji efek perlindungan terhadap radikal bebas.
- Senyawa ini cocok untuk eksperimen biokimia yang melibatkan interaksi dengan enzim dan protein.
- Piceid sering dimanfaatkan dalam sintesis senyawa baru yang memiliki aktivitas farmakologis.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian glikosains untuk mempelajari struktur dan fungsi karbohidrat.
- Piceid juga diterapkan dalam studi nutrisi untuk mengevaluasi efeknya terhadap metabolisme tubuh.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 27208-80-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung |
Piceid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Saat menangani piceid, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, piceid relatif aman, namun tetap perlu dijaga kebersihan dan keteraturan dalam penggunaannya di laboratorium.
- Park (2012). Bioconversion of Piceid to Piceid Glucoside Using Amylosucrase from Alteromonas macleodii Deep Ecotype. Journal of Microbiology and Biotechnology doi:10.4014/jmb.1208.08014
- RYY (2016). PCR Detection of Botryosphaeria rhodina as a Biotic Elicitor in Enhancement of Trans-Resveratrol and Trans-Piceid Biosynthesis of Peanut Kernels during Germination. Open Access Journal of Agricultural Research doi:10.23880/oajar-16000111
- Mathew dkk. (2012). Enzymatic synthesis of piceid glycosides by cyclodextrin glucanotransferase. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2011.11.012
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
