Phlorizin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori glukosida, dengan nomor CAS 60-81-1. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia biologis, terutama dalam studi mengenai mekanisme transport glukosa dan interaksi molekuler dalam sistem biologis. Phlorizin memiliki kemampuan untuk menghambat pompa glukosa, sehingga menjadi alat penting dalam eksperimen yang melibatkan analisis transport ion dan glukosa di membran sel. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk memahami proses metabolisme dan respons sel terhadap lingkungan eksternal.
Phlorizin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Senyawa ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein membran. Karena sifat ini, Phlorizin dipilih untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi dalam pengukuran aktivitas enzim dan respons sel. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Phlorizin digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini menjadi bagian dari alat bantu yang mendukung kegiatan penelitian di lembaga penelitian dan universitas. Dengan sifatnya yang spesifik, Phlorizin memainkan peran penting dalam pengembangan obat dan pemahaman mekanisme penyakit terkait metabolisme glukosa.
- Penelitian tentang mekanisme transport glukosa di membran sel
- Uji aktivitas inhibitor pompa glukosa dalam studi farmakologi
- Analisis interaksi molekuler dalam sistem biologis
- Eksperimen untuk memahami respons sel terhadap lingkungan eksternal
- Pengembangan obat yang terkait dengan regulasi metabolisme glukosa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60-81-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung |
Phlorizin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah harus ditutup rapat setelah digunakan. Dalam laboratorium, penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan bahwa area penyimpanan tidak terbuka dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.
- Zhang dkk. (2018). Purified Phlorizin from DocynIa Indica (Wall.) Decne by HSCCC, Compared with Whole Extract, Phlorizin and Non-Phlorizin Fragment Ameliorate Obesity, Insulin Resistance, and Improves Intestinal Barrier Function in High-Fat-Diet-Fed Mice. Molecules doi:10.3390/molecules23102701
- Beaulieu dkk. (2001). Substrate oxidation by isolated ovine enterocytes is increased by phlorizin-induced glucosuria. Canadian Journal of Animal Science doi:10.4141/a01-032
- Toson dkk. (2026). In vivo and in vitro antidiabetic effects of phlorizin and its green-synthesized phlorizin-selenium nanoparticles in male rats: mechanistic involvements and nanoparticles characterization. Bioresources and Bioprocessing doi:10.1186/s40643-026-01034-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
