2-Amino-4,6-dimethoxypyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan struktur pyrimidine sebagai kerangka dasar. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun molekul kompleks yang memiliki aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen kimia dalam kondisi tertentu. Karakteristik kimia dan reaktivitasnya membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Keberagaman aplikasinya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di bidang kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan senyawa baru, serta studi tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik. Ketersediaannya dan kehandalannya dalam berbagai reaksi menjadikannya bahan yang relevan untuk penelitian lokal dan internasional.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memiliki aktivitas farmakologis
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa kimia organik
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan struktur pyrimidine
- Uji aktivitas biologis senyawa yang dihasilkan dari reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 36315-01-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan udara lembap. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
—
