4-Methoxypyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur dasar pirimidin dengan substituen metoksil pada posisi tertentu, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa kompleks dengan aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang menghasilkan senyawa dengan berbagai fungsi, seperti obat, pestisida, atau bahan kimia industri.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Methoxypyrimidine menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kestabilan terhadap kondisi tertentu dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti asam, basa, atau logam. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium tanpa mengalami degradasi yang signifikan.
Di laboratorium Indonesia, 4-Methoxypyrimidine digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Pembuatan bahan aktif dalam formulasi pestisida
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi
- Pengujian struktur molekuler melalui spektroskopi
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6104-41-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
4-Methoxypyrimidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara. Senyawa ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya saat melakukan manipulasi. Pastikan area penyimpanan terkunci dan tidak terbuka untuk mencegah akses yang tidak diperlukan.
- Redin dkk. (2009). The Efficacy of 4-Sulfanilamido-6-methoxypyrimidine in Standardized Infections in Mice. Chemotherapia doi:10.1159/000219934
- D'Auria dkk. (2025). The photochemical isomerization of 2-picoline N-oxide, 4,6-dimethylpyrimidine N-oxide and 2-methoxypyrimidine N-oxide. A DFT study. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2025.134583
- Zu dkk. (2022). Investigation of fragmentation pathways of protonated 2‐methoxypyrimidine derivatives. Journal of Mass Spectrometry doi:10.1002/jms.4883
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
