L-Alanyl-L-tyrosine adalah senyawa peptida yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang metabolisme protein, interaksi molekuler, dan studi tentang aktivitas enzim. Sebagai komponen dari peptida, L-Alanyl-L-tyrosine berperan dalam pembentukan struktur protein dan pengaturan fungsi biologis tertentu. Produk ini sangat penting dalam laboratorium yang memerlukan bahan aktif untuk reaksi kimia atau eksperimen biologi.
L-Alanyl-L-tyrosine memiliki struktur kimia yang stabil dan sifat fisika yang memungkinkan penyerapan yang baik dalam berbagai medium. Bahan ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti air dan etanol, sehingga memudahkan proses penggunaan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia tanpa mengalami degradasi signifikan.
Di laboratorium Indonesia, L-Alanyl-L-tyrosine sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan senyawa peptida sebagai bahan baku atau bahan aktif dalam eksperimen. Dengan sifatnya yang stabil dan aplikasi yang luas, produk ini menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang ingin memperluas penelitian mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 33
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 58
Produk TCI terkait
- DL-Alanyl-DL-phenylalanine, CAS 1999-45-7, TCI A0223
- beta-Alanyl-L-histidine, CAS 305-84-0, TCI A0222
- L-Alanyl-L-proline, CAS 13485-59-1, TCI A1495
- L-Leucyl-L-tyrosine, CAS 968-21-8, TCI L0040
- Glycyl-L-tyrosine Hydrate, CAS 207300-83-2, TCI G0145
- N-Acetyl-L-tyrosine Ethyl Ester Monohydrate, CAS 36546-50-6, TCI A0118
- Bahan ini digunakan dalam penelitian metabolisme protein untuk memahami proses sintesis dan degradasi protein dalam tubuh.
- Senyawa ini cocok untuk eksperimen enzimatis karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan enzim dan substrat.
- L-Alanyl-L-tyrosine sering digunakan dalam studi interaksi molekuler untuk mengeksplorasi struktur dan fungsi protein.
- Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan obat baru sebagai komponen aktif dalam senyawa farmakologis.
- Produk ini relevan dalam penelitian bioteknologi untuk pembuatan protein rekayasa dan modifikasi genetik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3061-88-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Peptides |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
L-Alanyl-L-tyrosine harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca, dan harus dilengkapi dengan label yang jelas untuk menghindari kesalahan penggunaan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat mengambil atau menyimpan bahan ini.
- Krenn dkk. (2008). Non-isotopic tyrosine kinetics using an alanyl-tyrosine dipeptide to assess graft function in liver transplant recipients – a pilot study. Wiener klinische Wochenschrift doi:10.1007/s00508-007-0908-y
- Šolínová dkk. (2021). Application of Capillary and Free-Flow Zone Electrophoresis for Analysis and Purification of Antimicrobial β-Alanyl-Tyrosine from Hemolymph of Fleshfly Neobellieria bullata. Molecules doi:10.3390/molecules26185636
- Meylaers dkk. (2003). Antimicrobial Compounds of Low Molecular Mass are Constitutively Present in Insects: Characterisation of β-Alanyl-Tyrosine. Current Pharmaceutical Design doi:10.2174/1381612033392279
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








