2-Acetylthiazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, terdiri dari cincin tiazol yang dimodifikasi dengan gugus asetil. Dalam laboratorium, 2-Acetylthiazole sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan aktif farmasi. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang khas, termasuk kestabilan terhadap reaksi oksidasi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi seperti reaksi nucleofili atau elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterociklik lainnya. Selain itu, 2-Acetylthiazole memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan isolasi dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Acetylthiazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini sering dipakai dalam laboratorium penelitian tingkat tinggi, baik di universitas maupun lembaga riset nasional.
Produk TCI terkait
- 2-Amino-4-methylthiazole Hydrochloride, CAS 6142-15-0, TCI A0336
- TCI A3066 82632-77-7 2-Amino-4-(4-chlorophenyl)-5-methylthiazole
- TCI A2887 30748-47-1 5-Acetyl-2-amino-4-methylthiazole
- 5-Acetylthiophene-2-carboxylic Acid, CAS 4066-41-5, TCI A2866
- 2-Amino-4-methylthiazole, CAS 1603-91-4, TCI A1303
- 2-Amino-5-methylthiazole, CAS 7305-71-7, TCI A1250
- Sintesis senyawa heterociklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan aktif farmasi dengan aktivitas biologis
- Penelitian tentang senyawa dengan sifat antioksidan
- Pengembangan material kimia dengan struktur kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24295-03-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Acetylthiazole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Senyawa ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
- Api dkk. (2020). RIFM fragrance ingredient safety assessment, 2-acetylthiazole, CAS Registry Number 24295-03-2. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2020.111468
- Api dkk. (2026). Update to RIFM fragrance ingredient safety assessment, 2-acetylthiazole, CAS Registry Number 24295-03-2. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2026.116408
- White (1990). Widespread occurrence of 2-acetylthiazole-4-carboxylic acid in biological material. Experientia doi:10.1007/bf01951763
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








